home global news

Kominfo Akselerasi BTS 4G di Desa 3T

Jum'at, 15 April 2022 - 18:05 WIB
Ilustrasi. (Foto: Langit7.id/iStock)
Pemerintah terus membangun jaringan Base Tranceiver Station (BTS) agar merata di seluruh Indonesia sebagai upaya percepatan transformasi digital. Penyediaan sinyal 4G dan akses internet tidak hanya berfokus pada wilayah urban, tetapi juga di pelosok desa berpemukiman serta wilayah terluar, tertinggal dan terdepan (3T).

Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Anang Latif menyatakan pembangunan BTS 4G merupakan bagian dari upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif.

Baca Juga:Kominfo Tegaskan Pemerintah Tidak Pernah Lakukan Peretasan

"Pemerintah melakukan pemerataan pembangunan dengan dasarno one will be left behind. Saat ini, rata-rata progres pembangunan BTS 4G Fase 1 adalah 86 persen di mana 1.900an lokasi telah on air dari target 4.200 lokasi pada tahun 2022," kata Anang di Kantor BAKTI Kominfo, Jakarta Selatan, Jumat (15/04/2022).

Anang Latif menuturkan pembangunan fase 1 ditargetkan rampung 100 persen pada tahun 2022. Untuk pembangunan BTS 4G tahap 2 di 3.704 lokasi, akan dilakukan bertahap sesuai dengan ketersediaan fiskal. "Tahun 2022, anggaran yang ada akan dialokasikan untuk pembangunan BTS 4G di 2.300 lokasi," ucapnya.

Anang menyatakan pembangunan BTS 4G didukung alokasi dana APBN secara bertahap yang disesuaikan dengan kemampuan fiskal pemerintah. Adapun APBN yang dialokasikan untuk pembangunan 4.200 BTS 4G sebesar Rp11 Triliun.

Baca Juga:Menkominfo Sebut Digitalisasi Jadi Keharusan di Era Sekarang
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
internet kominfo bts 4g anang latief
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya