Tradisi Berkunjung saat Idul Fitri, Ustadz Dzulqarnain: Sah-sah Saja
Fifiyanti Abdurahman
Senin, 18 April 2022 - 18:00 WIB
Ilustrasi berkunjung saat hari raya Idul Fitri. Foto: Langit7/iStock
Bersilaturahmi dengan mengunjungi kerabat di Hari Raya Idul Fitri menjadi tradisi masyarakat Indonesia yang kerap dilakukan ketika lebaran tiba. Tujuannya adalah untuk saling maaf memaafkan.
Lantas, bagaimana jika orang hanya memanfaatkan momentum lebaran untuk saling mengunjungi, tetapi usai hari raya tidak dilakukan lagi?
Penceramah Dzulkarnain bin Muhammad Sunusi Al-Makassari mengatakan jika usai shalat Ied di hari lebaran, orang berkunjung dengan tujuan memberikan selamat dan menyampaikan kegembiraannya, maka hal tersebut sah-sah saja dilakukan.
Baca juga: Tradisi Ruwahan, Mendoakan Leluhur dan Merawat Tali Silaturahmi
"Di hari raya itu, disyariatkan untuk seseorang memberikan selamat, dan menyampaikan kegembiraan," kata Ustadz Dzulkarnain di kanal DzulkarnainMS, dikutip Senin (18/4/2022).
Kenapa? Karena itu juga yang berjalan di tengah para sahabat, para tabi'in ketika mereka selesai menunaikan shalat ied.
Menurut Ustadz Dzulkarnain, dalam pertemuan tersebut mereka saling mengucapkan, "Semoga Allah SWT menerima amalan kami atau amalan kalian."
Lantas, bagaimana jika orang hanya memanfaatkan momentum lebaran untuk saling mengunjungi, tetapi usai hari raya tidak dilakukan lagi?
Penceramah Dzulkarnain bin Muhammad Sunusi Al-Makassari mengatakan jika usai shalat Ied di hari lebaran, orang berkunjung dengan tujuan memberikan selamat dan menyampaikan kegembiraannya, maka hal tersebut sah-sah saja dilakukan.
Baca juga: Tradisi Ruwahan, Mendoakan Leluhur dan Merawat Tali Silaturahmi
"Di hari raya itu, disyariatkan untuk seseorang memberikan selamat, dan menyampaikan kegembiraan," kata Ustadz Dzulkarnain di kanal DzulkarnainMS, dikutip Senin (18/4/2022).
Kenapa? Karena itu juga yang berjalan di tengah para sahabat, para tabi'in ketika mereka selesai menunaikan shalat ied.
Menurut Ustadz Dzulkarnain, dalam pertemuan tersebut mereka saling mengucapkan, "Semoga Allah SWT menerima amalan kami atau amalan kalian."