Kominfo Tingkatkan Keterampilan Wirausaha Digital Bagi Perempuan
Hasanah syakim
Senin, 18 April 2022 - 19:55 WIB
ilustrasi UMKM (foto: istimewa)
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) membuka peluang bagi perempuan Indonesia untuk meningkatkan keterampilan wirausaha digital agar semakin cakap digital. Hal tersebut sejalan dengan agenda Presidensi G20, dan pencapaian agenda Kelompok Kerja Ekonomi Digital Economy Working Group (DEWG).
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Kominfo, Hary Budiarto menyampaikan bahwa pemerintah terus mendorong kolaborasi untuk pemulihan ekonomi akibat terdampak pandemi Covid-19.
“Pelatihan itu merupakan upaya Kementerian Kominfo untuk meningkatkan kemampuan, keterampilan dan daya saing SDM di bidang teknologi informasi untuk mendukung transformasi digital dan meningkatkan ekonomi digital di Indonesia yang tangguh, berkembang secara berkelanjutan, dan inklusif,“ katanya dalam keterangannya Senin (18/4/2022).
Baca juga:4 Cara Nabung Beli Rumah Paling Efektif, Yuk Mulai Atur Keuangan
Menurut Hary kemampuan digital dan literasi digital sesuai dengan pembahasan pada pertemuan DEWG di agenda Presidensi G20 yang merupakan bagian penting dalam meningkatkan partisipasi kelompok rentan.
“Program DTS percaya melalui peningkatan kedua keterampilan tersebut, kita akan mampu menjembatani kesenjangan digital, kesenjangan kecakapan digital, dan mengurangi ketidaksetaraan terutama di masa pemulihan krisis pandemi Covid-19,” ujarnya.
Menurut Hary, pemerintah memberikan perhatian kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar bisa menjadi bagian dari transformasi digital dan tidak boleh luput dari pembahasan transformasi digital.
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Kominfo, Hary Budiarto menyampaikan bahwa pemerintah terus mendorong kolaborasi untuk pemulihan ekonomi akibat terdampak pandemi Covid-19.
“Pelatihan itu merupakan upaya Kementerian Kominfo untuk meningkatkan kemampuan, keterampilan dan daya saing SDM di bidang teknologi informasi untuk mendukung transformasi digital dan meningkatkan ekonomi digital di Indonesia yang tangguh, berkembang secara berkelanjutan, dan inklusif,“ katanya dalam keterangannya Senin (18/4/2022).
Baca juga:4 Cara Nabung Beli Rumah Paling Efektif, Yuk Mulai Atur Keuangan
Menurut Hary kemampuan digital dan literasi digital sesuai dengan pembahasan pada pertemuan DEWG di agenda Presidensi G20 yang merupakan bagian penting dalam meningkatkan partisipasi kelompok rentan.
“Program DTS percaya melalui peningkatan kedua keterampilan tersebut, kita akan mampu menjembatani kesenjangan digital, kesenjangan kecakapan digital, dan mengurangi ketidaksetaraan terutama di masa pemulihan krisis pandemi Covid-19,” ujarnya.
Menurut Hary, pemerintah memberikan perhatian kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar bisa menjadi bagian dari transformasi digital dan tidak boleh luput dari pembahasan transformasi digital.