Gerbang Tol Kalikangkung Berpotensi Macet, 2 Skenario Disiapkan
Arif purniawan
Rabu, 20 April 2022 - 07:00 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat memantau persiapan mudik di gerbang tol Kalikangkung, Semarang (foto: humas pemrov Jawa Tengah)
Pemerintah berencana menerapkan satu jalur atau one way di jalan tol pada arus mudik tahun ini. Para pemudik dari Jakarta yang akan menuju ke Jawa Tengah maupun Jawa Timur yang melewati tol, akan melakukan taping di Cikarang Utama dan gerbang tol Kalikangkung, Ngaliyan Semarang.
Menurut Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah Henggar Budi Anggoro, jika taping dilakukan di Cikarang Utama dan gerbang tol Kalikangkung Ngaliyan Semarang, ada potensi terjadi penumpukan kendaraan di Kalikangkung.
“Untuk mengantisipasi adanya penumpukan kendaraan, pengelola tol akan menyediakan penambahan 23 gate. Selain itu, nantinya juga akan ditambah petugas yang bisa mobile untuk tapping,” kata Henggar, dikutipSelasa (19/4/2022).
Baca juga:Puncak Arus Mudik Lebaran Diprediksi Terjadi pada 29-30 April
Selain penambahan gate di gerbang tol, skenario lain juga telah disiapkan, jika terjadi kepadatan di gerbang tol Kalikangkung. Yakni dengan mengurangi kepadatan volume kendaraan dengan cara mengeluarkan dari gerbang tol terdekat, atau sebelum memasuki Kalikangkung di arahkan keluar lewat Kendal.
“Bisa dikeluarkan lewat gerbang tol Weleri Kendal dan Kaliwungu, untuk kemudian melanjutkan ke jalur arteri kemudian masuk tol lagi via pintu tol Krapyak,” ujarnya.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta pengeloaan pintu keluar di Kalikangkung bisa termanajemen dengan baik sebab jika tidak akan terjadi penumpukan yang sangat tinggi di lokasi tersebut. Pasalnya, dari tol Palimanan sudah dilepas, tidak harus tap lagi sehingga arusnya akan sangat padat.
Menurut Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah Henggar Budi Anggoro, jika taping dilakukan di Cikarang Utama dan gerbang tol Kalikangkung Ngaliyan Semarang, ada potensi terjadi penumpukan kendaraan di Kalikangkung.
“Untuk mengantisipasi adanya penumpukan kendaraan, pengelola tol akan menyediakan penambahan 23 gate. Selain itu, nantinya juga akan ditambah petugas yang bisa mobile untuk tapping,” kata Henggar, dikutipSelasa (19/4/2022).
Baca juga:Puncak Arus Mudik Lebaran Diprediksi Terjadi pada 29-30 April
Selain penambahan gate di gerbang tol, skenario lain juga telah disiapkan, jika terjadi kepadatan di gerbang tol Kalikangkung. Yakni dengan mengurangi kepadatan volume kendaraan dengan cara mengeluarkan dari gerbang tol terdekat, atau sebelum memasuki Kalikangkung di arahkan keluar lewat Kendal.
“Bisa dikeluarkan lewat gerbang tol Weleri Kendal dan Kaliwungu, untuk kemudian melanjutkan ke jalur arteri kemudian masuk tol lagi via pintu tol Krapyak,” ujarnya.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta pengeloaan pintu keluar di Kalikangkung bisa termanajemen dengan baik sebab jika tidak akan terjadi penumpukan yang sangat tinggi di lokasi tersebut. Pasalnya, dari tol Palimanan sudah dilepas, tidak harus tap lagi sehingga arusnya akan sangat padat.