LANGIT7.ID, Semarang - Pemerintah berencana menerapkan satu jalur atau one way di jalan tol pada arus mudik tahun ini. Para pemudik dari Jakarta yang akan menuju ke Jawa Tengah maupun Jawa Timur yang melewati tol, akan melakukan taping di Cikarang Utama dan gerbang tol Kalikangkung, Ngaliyan Semarang.
Menurut Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah Henggar Budi Anggoro, jika taping dilakukan di Cikarang Utama dan gerbang tol Kalikangkung Ngaliyan Semarang, ada potensi terjadi penumpukan kendaraan di Kalikangkung.
“Untuk mengantisipasi adanya penumpukan kendaraan, pengelola tol akan menyediakan penambahan 23 gate. Selain itu, nantinya juga akan ditambah petugas yang bisa mobile untuk tapping,” kata Henggar, dikutip Selasa (19/4/2022).
Baca juga: Puncak Arus Mudik Lebaran Diprediksi Terjadi pada 29-30 AprilSelain penambahan gate di gerbang tol, skenario lain juga telah disiapkan, jika terjadi kepadatan di gerbang tol Kalikangkung. Yakni dengan mengurangi kepadatan volume kendaraan dengan cara mengeluarkan dari gerbang tol terdekat, atau sebelum memasuki Kalikangkung di arahkan keluar lewat Kendal.
“Bisa dikeluarkan lewat gerbang tol Weleri Kendal dan Kaliwungu, untuk kemudian melanjutkan ke jalur arteri kemudian masuk tol lagi via pintu tol Krapyak,” ujarnya.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta pengeloaan pintu keluar di Kalikangkung bisa termanajemen dengan baik sebab jika tidak akan terjadi penumpukan yang sangat tinggi di lokasi tersebut. Pasalnya, dari tol Palimanan sudah dilepas, tidak harus tap lagi sehingga arusnya akan sangat padat.
Baca Juga: Adab Mudik sesuai Syariat Islam, Patuhi Aturan di Jalan Selain di gerbang tol Kalikangkung, potensi kemacetan lainnya juga terjadi di persimpangan Alas Roban Batang. Sebagai langkah antisipasi sudah agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di jalur pantura tersebut.
“Nanti akan disediakan jalur memutar dengan harapan tidak terjadi kepadatan,” ujarnya di sela-sela meninjau lokasi selepas kunjungan kerja di Pekalongan.
Pemprov Jateng siap untuk mendukung proses kelancaran dan keselamatan para pemudik tahun ini. Selain akan menyedikan dukungan kesehatan, pemadam kebakaran di jalan tol. Termasuk juga akan melibatkan Basarnas di lapangan. Pemprov juga sudah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian jelang arus mudik.
(sof)