Arus mudik angkutan Lebaran 2026 telah berakhir, seiring dengan ditetapkannya Hari Raya Idul Fitri 1447 H yang jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026. Berdasarkan data yang dihimpun Jasa Marga, 18 Maret 2026 merupakan puncak arus mudik tertinggi sepanjang sejarah.
Pemerintah siapkan mudik Lebaran 2026 dengan proyeksi 143,9 juta pemudik, dukungan transportasi lengkap, serta pengamanan Operasi Ketupat demi perjalanan aman dan nyaman.
Berdasarkan pemantauan lalu lintas di berbagai jalur utama keluar ibu kota, tercatat hingga Minggu (15/3) sore menunjukkan peningkatan yaitu 459.570 kendaraan telah meninggalkan wilayah Jakarta. Kemungkinan besar masih akan terus bertambah menjelang hari raya Idul Fitri.
Puncak arus mudik diproyeksikan bergeser dari semula di tanggal 20-21 Desember 2025, menjadi tanggal 23-24 Desember 2025. Hal ini seiring dengan penerapan program Work From Anywhere (WFA) bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN).
Dua gerbang tol favorit di ruas jalan tol Trans Jawa yakni Gerbang Tol Cikampek Utama yang dikelola PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) dan Gerbang Tol Kalikangkung
PT Jasa Marga (Persero) Tbk. resmi menutup operasi Satuan Tugas (Satgas) Jasa Marga Siaga Operasional Idulfitri 1446H/2025 yang memastikan kelancaran arus mudik dan balik
Arus balik lebaran 2025 mulai terasa di ruas-ruas jalan utama mudik. Sebelum dan dalam perjalanan, umat Islam dianjurkan untuk banyak-banyak membaca doa.
Puncak arus mudik yang terjadi pada tanggal 28 Maret 2025 atau H-3 Hari Raya Idulfitri 1446 H / 2025 tercatat sebanyak 126.518 kendaraan menuju Wilayah Timur Trans Jawa
Mengurai peningkatan volume lalu lintas pada periode arus mudik libur Hari Raya Idulfitri 1446 H / 2025, atas diskresi pihak kepolisian, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melalui Representative Office 2
Sebanyak 6.291 posko Masjid Ramah di jalur mudik yang tersebar di puluhan provinsi di Indonesia. Posko berbasis masjid ini membantu kelancaran dan kenyamanan para pemudik