Tadabur Hari ke-7 Iktikaf: Kisah-kisah Motivasi dalam Al-Qur'an
Fajar adhitya
Jum'at, 29 April 2022 - 00:05 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
Ramadhan 1443 Hijriah berjalan 27 hari. Dengan demikan iktikaf 10 hari terakhir Ramadhan sudah memasuki malam ketujuh.
Segera berakhirnya bulan suci hendaknya dijadikan momentum untuk menggiatkan ibadah. Pada hari ketujuh, jamaah iktikaf dapat mentadaburi ayat-ayat kisah dalam Al-Qur'an sebagai motivasi dan bahan pelajaran.
Berikut lima di antara ayat yang menggambarkan kisah-kisah dalam Al-Qur'an:
1. Luqman Ayat 12-13
Ayat-ayat ini menerangkan bahwa Allah menganugerahkan kepada Lukman hikmah, yaitu akal pikiran dan kearifan yang dapat menyampaikannya kepada pengetahuan yang hakiki dan jalan yang benar menuju kebahagiaan abadi. Ayat ini juga menjelaskan bagaimana Lukman mendidik anaknya.
وَلَقَدْ اٰتَيْنَا لُقْمٰنَ الْحِكْمَةَ اَنِ اشْكُرْ لِلّٰهِ ۗوَمَنْ يَّشْكُرْ فَاِنَّمَا يَشْكُرُ لِنَفْسِهٖۚ وَمَنْ كَفَرَ فَاِنَّ اللّٰهَ غَنِيٌّ حَمِيْدٌ - ١٢
Dan sungguh, telah Kami berikan hikmah kepada Lukman, yaitu, ”Bersyukurlah kepada Allah! Dan barangsiapa bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya dia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barangsiapa tidak bersyukur (kufur), maka sesungguhnya Allah Mahakaya, Maha Terpuji.”
Segera berakhirnya bulan suci hendaknya dijadikan momentum untuk menggiatkan ibadah. Pada hari ketujuh, jamaah iktikaf dapat mentadaburi ayat-ayat kisah dalam Al-Qur'an sebagai motivasi dan bahan pelajaran.
Berikut lima di antara ayat yang menggambarkan kisah-kisah dalam Al-Qur'an:
1. Luqman Ayat 12-13
Ayat-ayat ini menerangkan bahwa Allah menganugerahkan kepada Lukman hikmah, yaitu akal pikiran dan kearifan yang dapat menyampaikannya kepada pengetahuan yang hakiki dan jalan yang benar menuju kebahagiaan abadi. Ayat ini juga menjelaskan bagaimana Lukman mendidik anaknya.
وَلَقَدْ اٰتَيْنَا لُقْمٰنَ الْحِكْمَةَ اَنِ اشْكُرْ لِلّٰهِ ۗوَمَنْ يَّشْكُرْ فَاِنَّمَا يَشْكُرُ لِنَفْسِهٖۚ وَمَنْ كَفَرَ فَاِنَّ اللّٰهَ غَنِيٌّ حَمِيْدٌ - ١٢
Dan sungguh, telah Kami berikan hikmah kepada Lukman, yaitu, ”Bersyukurlah kepada Allah! Dan barangsiapa bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya dia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barangsiapa tidak bersyukur (kufur), maka sesungguhnya Allah Mahakaya, Maha Terpuji.”