DPR Minta Pemerintah Perhatikan Perlindungan Anak dalam Mudik
Fajar adhitya
Jum'at, 29 April 2022 - 04:00 WIB
Ilustrasi mudik dengan membawa anak-anak. Foto: Langit7.id/iStock.
Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani meminta pemerintah agar memperhatikan kondisi pemudik anak-anak dalam perjalanan mudik Idul Fitri 2022/1443 Hijriah. Anak-anak perlu mendapat perhatian khusus.
"Anak-anak yang ikut mudik bersama orang tuanya perlu mendapat perhatian khusus karena mereka rentan terpapar penyakit atau keletihan,” kata Netty dalam keterangan yang diterima redaksi, Kamis (27/4/2022).
Kepolisian dan Kementerian Perhubungan sebagai leading sector penyelenggaraan mudik diminta memastikan di setiap terminal, stasiun, bandara maupun rest area yang disinggahi banyak pemudik agar tersedia tempat istirahat dan klinik kesehatan untuk kondisi darurat.
Baca Juga:H-4 Lebaran, Stasiun Pasar Senen Operasionalkan 28 Kereta Api
Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan RI menyebutkan akan ada sekitar 23 juta mobil dan 17 juta sepeda motor yang akan digunakan. Untuk itu, Netty meminta para pemudik agar menyiapkan perbekalan yang memadai untuk kebutuhan anak-anak.
"Cuaca, polusi udara, dan kemacetan jalan tentu tidak cocok untuk anak-anak di bawa berkendara dengan motor. Sebaiknya jangan membawa anak mudik dengan motor. Apalagi didudukkan di depan, itu sangat berbahaya," katanya.
Terkait protokol kesehatan (prokes), Netty meminta pemerintah melakukan pengetatan pengawasan pada para pemudik. Pemerintah harus memastikan protokol kesehatan dijalankan secara disipilin oleh para pemudik.
"Anak-anak yang ikut mudik bersama orang tuanya perlu mendapat perhatian khusus karena mereka rentan terpapar penyakit atau keletihan,” kata Netty dalam keterangan yang diterima redaksi, Kamis (27/4/2022).
Kepolisian dan Kementerian Perhubungan sebagai leading sector penyelenggaraan mudik diminta memastikan di setiap terminal, stasiun, bandara maupun rest area yang disinggahi banyak pemudik agar tersedia tempat istirahat dan klinik kesehatan untuk kondisi darurat.
Baca Juga:H-4 Lebaran, Stasiun Pasar Senen Operasionalkan 28 Kereta Api
Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan RI menyebutkan akan ada sekitar 23 juta mobil dan 17 juta sepeda motor yang akan digunakan. Untuk itu, Netty meminta para pemudik agar menyiapkan perbekalan yang memadai untuk kebutuhan anak-anak.
"Cuaca, polusi udara, dan kemacetan jalan tentu tidak cocok untuk anak-anak di bawa berkendara dengan motor. Sebaiknya jangan membawa anak mudik dengan motor. Apalagi didudukkan di depan, itu sangat berbahaya," katanya.
Terkait protokol kesehatan (prokes), Netty meminta pemerintah melakukan pengetatan pengawasan pada para pemudik. Pemerintah harus memastikan protokol kesehatan dijalankan secara disipilin oleh para pemudik.