Lawan Islamofobia, Non Muslim di Dunia Ikut Tantangan Berpuasa
Fifiyanti Abdurahman
Jum'at, 29 April 2022 - 07:02 WIB
Penyanyi asal Inggris, Kate Stabels yang sudah dua tahun mengikuti tantangan berpuasa saat Ramadhan. Foto: Instagram/thisisthekit
Non-Muslim dunia mengambil bagian dalam dua tantangan Ramadhan sebagai bentuk solidaritas melawan gelombang Islamofobia yang makin meningkat. Tujuan dari gerakan ini adalah untuk meningkatkan toleransi dan pemahaman beragama.
World Hijab Day Organization menggelar inisiatif tahunan Fast For Unity dan 30-Day Ramadan Hijab Challenge, untuk melawan diskriminasi terhadap umat Muslim. Masyarakat di lebih dari 25 negara mengambil bagian dari inisiatif yang dilangsungkan sejak hari pertama Ramadhan ini.
Baca juga: Terima Tamu Non-Muslim di Siang Hari Ramadhan, Wajib Beri Makan
"Tantangan puasa (fastfor unity) mengundang non-Muslim untuk berpuasa selama satu, dua, 10 atau 30 hari untuk mengalami bagaimana Muslim berpuasa dan melakukan perjalanan spiritual refleksi diri, disiplin diri, dan mengambil sikap melawan Islamofobia,” jelas organisasi nirlaba ini seperti dikutip dari Arab News, Jumat (29/4/2022).
Penyanyi asal Inggris, Kate Stables, merupakan salah satu non-Muslim yang mengambil bagian dari tantangan ini. Ia mengatakan, melalui Instagram pribadinya, bahwa ini adalah tahun kedua dirinya mengikuti tantangan berpuasa.
"Saya menemukan banyak hal yang bisa dipelajari selama sebulan dan meluangkan waktu untuk memikirkan apa yang sudah saya lakukan pada orang-orang sekitar saya," jelas Stables.
“Dan seperti namanya, #FastForUnity adalah inisiatif untuk membongkar Islamofobia. Bergabunglah dengan komunitas kami, bersama tanpa memandang agama atau perbedaan. Lebih banyak penerimaan dan empati semuanya, saya mohon.”
World Hijab Day Organization menggelar inisiatif tahunan Fast For Unity dan 30-Day Ramadan Hijab Challenge, untuk melawan diskriminasi terhadap umat Muslim. Masyarakat di lebih dari 25 negara mengambil bagian dari inisiatif yang dilangsungkan sejak hari pertama Ramadhan ini.
Baca juga: Terima Tamu Non-Muslim di Siang Hari Ramadhan, Wajib Beri Makan
"Tantangan puasa (fastfor unity) mengundang non-Muslim untuk berpuasa selama satu, dua, 10 atau 30 hari untuk mengalami bagaimana Muslim berpuasa dan melakukan perjalanan spiritual refleksi diri, disiplin diri, dan mengambil sikap melawan Islamofobia,” jelas organisasi nirlaba ini seperti dikutip dari Arab News, Jumat (29/4/2022).
Penyanyi asal Inggris, Kate Stables, merupakan salah satu non-Muslim yang mengambil bagian dari tantangan ini. Ia mengatakan, melalui Instagram pribadinya, bahwa ini adalah tahun kedua dirinya mengikuti tantangan berpuasa.
"Saya menemukan banyak hal yang bisa dipelajari selama sebulan dan meluangkan waktu untuk memikirkan apa yang sudah saya lakukan pada orang-orang sekitar saya," jelas Stables.
“Dan seperti namanya, #FastForUnity adalah inisiatif untuk membongkar Islamofobia. Bergabunglah dengan komunitas kami, bersama tanpa memandang agama atau perbedaan. Lebih banyak penerimaan dan empati semuanya, saya mohon.”