BMKG Deteksi Siklon Tropis Karim di Indonesia, Ini Dampaknya
Ummu hani
Selasa, 10 Mei 2022 - 12:58 WIB
Kondisi siklon tropis. Foto: Langit7/iStock
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mendeteksi adanya Siklon Tropis Karim terpantau berada di Samudra Hindia Barat daya Bengkulu, tepatnya di 11,9 derajat LS, 90,7 derajat BT (sekitar 1560 km sebelah barat daya Bengkulu).
Siklon Tropis Karim memiliki tekanan 986 mb dengan kecepatan angin maksimum 50 knots dan bergerak ke arah selatan tenggara. BMKG memprediksi, intensitas Siklon Tropis Karim yang terjadi sejak Senin (9/5/2022) akan menguat hingga Selasa (10/5/2022).
Baca juga: Indonesia Panas Terik, BMKG Pastikan Bukan Heatwave
Kendati demikian Siklon ini bergerak ke arah Selatan Tenggara menjauhi wilayah Indonesia. Namun, ada sejumlah dampak tidak langsung yang terjadi dari Siklon Tropis Karim, di sekitar Sumatera Barat hingga Bengkulu.
Melansir dari Instagram resmi BMKG (@infobmkg) Selasa (10/5/2022) hujan dengan intensitas sedang hingga lebat akan terjadi di tiga wilayah, yakni Pesisir Barat Sumatera, Kabupaten Mentawai (Sumatera Barat) dan Pulau Enggano (Bengkulu).
Tak hanya itu, gelombang laut dengan tinggi 1,25 meter hingga 2,5 meter terjadi di perairan Bengkulu, perairan timur Pulanu Enggano, Teluk Lampung bagian Selatan Jawa Barat sampai Jawa Tengah.
Sementara gelombang laut lebih tinggi, hingga 4 meter terjadi di Perairan Barat Aceh, Perairan Enggano, Perairan Barat Lampung, Samudra Hindia barat Sumatera, Selat Sunda bagian Barat dan Selatan, Perairan Selatan Banten, Perairan Selatan Jawa Timur, Sumbawa, dan Samudra Hindia selatan Jawa hingga Pulau Sumba.
Siklon Tropis Karim memiliki tekanan 986 mb dengan kecepatan angin maksimum 50 knots dan bergerak ke arah selatan tenggara. BMKG memprediksi, intensitas Siklon Tropis Karim yang terjadi sejak Senin (9/5/2022) akan menguat hingga Selasa (10/5/2022).
Baca juga: Indonesia Panas Terik, BMKG Pastikan Bukan Heatwave
Kendati demikian Siklon ini bergerak ke arah Selatan Tenggara menjauhi wilayah Indonesia. Namun, ada sejumlah dampak tidak langsung yang terjadi dari Siklon Tropis Karim, di sekitar Sumatera Barat hingga Bengkulu.
Melansir dari Instagram resmi BMKG (@infobmkg) Selasa (10/5/2022) hujan dengan intensitas sedang hingga lebat akan terjadi di tiga wilayah, yakni Pesisir Barat Sumatera, Kabupaten Mentawai (Sumatera Barat) dan Pulau Enggano (Bengkulu).
Tak hanya itu, gelombang laut dengan tinggi 1,25 meter hingga 2,5 meter terjadi di perairan Bengkulu, perairan timur Pulanu Enggano, Teluk Lampung bagian Selatan Jawa Barat sampai Jawa Tengah.
Sementara gelombang laut lebih tinggi, hingga 4 meter terjadi di Perairan Barat Aceh, Perairan Enggano, Perairan Barat Lampung, Samudra Hindia barat Sumatera, Selat Sunda bagian Barat dan Selatan, Perairan Selatan Banten, Perairan Selatan Jawa Timur, Sumbawa, dan Samudra Hindia selatan Jawa hingga Pulau Sumba.