Piala Thomas 2022
Ubah Formasi Lawan Thailand, Begini Penjelasan Pelatih Ganda Putra
Garry Talentedo Kesawa
Selasa, 10 Mei 2022 - 18:35 WIB
Pelatih ganda putra, Herry Iman Pierngadi. (Foto: Humas PP PBSI)
Tim bulu tangkis Indonesia mendadak mengubah susunan formasi di sektor ganda putra saat menghadapi tuan rumah Thailand di babak penyisihan Grup A Piala Thomas 2022. Pertandingan itu berlangsung di Impact Arena, Bangkok, Thailand, Senin (9/5) kemarin.
Pelatih ganda putra, Herry Iman Pierngadi mengungkapkan alasannya mengubah susunan formasi menjelang pertandingan. Dia mengatakan bahwa ini semata-mata demi strategi.
Baca Juga:Bekuk Thailand 4-1, Indonesia Melaju ke Perempat Final
"Kita menurunkan susunan formasi yang berbeda dengan kemarin saat melawan Singapura. Itu semuanya demi strategi," kata Herry dikutip dari laman PP PBSI, Selasa (10/5).
Herry menjelaskan bahwa alasan perubahan ini karena para pemain perlu beradaptasi dengan kondisi lapangan di Impact Arena yang berangin. Menurutnya, kondisi angin di arena saat bertanding berbeda dengan saat berlatih. Terlebih, para pemain masih terbawa suasana dengan hembusan angin kencang saat bertarung dalam Kejuaraan Asia di Manila, pekan lalu.
"Saat latihan dan tanding di Impact Arena, kondisi hembusan anginnya berbeda. Kemarin saat latihan, penyejuk ruangan belum diaktifkan penuh. Pemain perlu dan harus bisa beradaptasi dengan hembusan angin saat bertanding, makanya semua pemain perlu turun bertanding," ujar Herry.
Baca Juga:Kevin/Bagas Menang, Indonesia Unggul 3-1 atas Thailand
Pelatih ganda putra, Herry Iman Pierngadi mengungkapkan alasannya mengubah susunan formasi menjelang pertandingan. Dia mengatakan bahwa ini semata-mata demi strategi.
Baca Juga:Bekuk Thailand 4-1, Indonesia Melaju ke Perempat Final
"Kita menurunkan susunan formasi yang berbeda dengan kemarin saat melawan Singapura. Itu semuanya demi strategi," kata Herry dikutip dari laman PP PBSI, Selasa (10/5).
Herry menjelaskan bahwa alasan perubahan ini karena para pemain perlu beradaptasi dengan kondisi lapangan di Impact Arena yang berangin. Menurutnya, kondisi angin di arena saat bertanding berbeda dengan saat berlatih. Terlebih, para pemain masih terbawa suasana dengan hembusan angin kencang saat bertarung dalam Kejuaraan Asia di Manila, pekan lalu.
"Saat latihan dan tanding di Impact Arena, kondisi hembusan anginnya berbeda. Kemarin saat latihan, penyejuk ruangan belum diaktifkan penuh. Pemain perlu dan harus bisa beradaptasi dengan hembusan angin saat bertanding, makanya semua pemain perlu turun bertanding," ujar Herry.
Baca Juga:Kevin/Bagas Menang, Indonesia Unggul 3-1 atas Thailand