Terinspirasi Ayat Al Qur’an, Muslim Kembar ini Berhasil Kembangkan Bisnis Bakeri
Mahmuda attar
Senin, 02 Agustus 2021 - 15:00 WIB
Ilustrasi contoh produk Namugi Bakeri. Foto: Langit7/ Istock
Tekanan pada pelaku usaha akibat pandemi Covid-19 sangat berat. Untuk bertahan dan bisa berkembang pelaku usaha dituntut berpikir dan bekerja kreatif. Pengusaha harus tetap memutar otak untuk memaksimalkan peluang sekecil apa pun. Jika tidak, maka kebangkrutan menjadi sebuah kepastian yang akan melanda setiap pelaku bisnis.
Begitu juga yang dilakukan oleh muslim kembar asal Bintaro, Tangerang Selatan, YP Adi dan YP Nugraha. Sempat memiliki bisnis di bidang pendidikan dengan membuka bimbingan belajar, namun akibat pandemi bisnisnya terdampak cukup parah.
Bahkan keduanya mengaku tidak mendapatkan penghasilan sama sekali. Untuk bisa bertahan dalam pandemi Covid-19, kedunya melakukan riset terkait bisnis yang bisa bertahan di saat pandemi seperti ini.
“Kalau dibilang efek pandemi kita adalah pengusaha yang terkena dampak yang luar biasa. Beberapa bulan kami minus sama sekali tidak ada pendapatan, tapi pengeluaran itu pasti. Kami berpikir tidak bisa seperti ini terus, itu yang membuat kami memutuskan untuk terus berinovasi agar tidak tenggelam. Akhirnya kami mencari peluang baru yang bisa tumbuh di pandemi,” ujar YP Nugraha dikanal Youtube Kubiz Tb Kuliner & Bisnis Masbukhin.
Juli 2020 tepatnya, mereka beralih kepada bisnis bakeri, dengan brand Namugi Bakery. Setahun berjalan, kini bisnisnya bukan hanya bertahan, tapi juga berkembang di tengah pandemi.
Awal membuka bisnis bakeri ini, mereka baru menyediakan lima jenis produk roti. Namun, kini setahun berselang, bisnis bakeri mereka telah memiliki banyak produk inovasi dengan menyediakan beraneka ragam jenis roti, kue kering, dan paket hampers.
Keduanya memang tertarik dalam kreativitas dalam bekerja. Sehingga memilih bisnis bakeri yang menurut mereka bisnis ini dituntut untuk terus melakukan inovasi untuk terus berkembang.
Begitu juga yang dilakukan oleh muslim kembar asal Bintaro, Tangerang Selatan, YP Adi dan YP Nugraha. Sempat memiliki bisnis di bidang pendidikan dengan membuka bimbingan belajar, namun akibat pandemi bisnisnya terdampak cukup parah.
Bahkan keduanya mengaku tidak mendapatkan penghasilan sama sekali. Untuk bisa bertahan dalam pandemi Covid-19, kedunya melakukan riset terkait bisnis yang bisa bertahan di saat pandemi seperti ini.
“Kalau dibilang efek pandemi kita adalah pengusaha yang terkena dampak yang luar biasa. Beberapa bulan kami minus sama sekali tidak ada pendapatan, tapi pengeluaran itu pasti. Kami berpikir tidak bisa seperti ini terus, itu yang membuat kami memutuskan untuk terus berinovasi agar tidak tenggelam. Akhirnya kami mencari peluang baru yang bisa tumbuh di pandemi,” ujar YP Nugraha dikanal Youtube Kubiz Tb Kuliner & Bisnis Masbukhin.
Juli 2020 tepatnya, mereka beralih kepada bisnis bakeri, dengan brand Namugi Bakery. Setahun berjalan, kini bisnisnya bukan hanya bertahan, tapi juga berkembang di tengah pandemi.
Awal membuka bisnis bakeri ini, mereka baru menyediakan lima jenis produk roti. Namun, kini setahun berselang, bisnis bakeri mereka telah memiliki banyak produk inovasi dengan menyediakan beraneka ragam jenis roti, kue kering, dan paket hampers.
Keduanya memang tertarik dalam kreativitas dalam bekerja. Sehingga memilih bisnis bakeri yang menurut mereka bisnis ini dituntut untuk terus melakukan inovasi untuk terus berkembang.