Riko Wahyu Diyanto, Ikut UTBK Ditengah Keterbatasan Fisik
Arif purniawan
Rabu, 18 Mei 2022 - 18:35 WIB
Riko Wahyu Diyanto tetap semangat mengikuti UTBK meski mengalami keterbatasan fisik (foto: UNNES)
Keterbatasan fisik tidak menghalangi Riko Wahyu Diyanto melanjutkan pendidikannya.
Dengan menggunakan kursi roda, Riko mengikuti ujian tertulis berbasis komputer (UTBK) pada seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN) 2022 di Universitas Negeri Semarang (Unnes).
Riko masuk ke ruangan untuk mengikuti pelaksanaan UTBK dengan dibantu panitia. Dia mengaku tertarik untuk menjadi seorang psikolog dan memutuskan mengambil jurusan psikologi di Fakulitas Ilmu Pendidikan.
“Mimpi saya ingin menjadi mahasiswa psikologi, jadi saya sangat bersemangat ikut UTBK,” kata Riko, dikutip dari laman UNNES.
Baca juga:Baca Doa Ini saat Ikuti UTBK SBMPTN, tapi Tetap Ikhtiar Belajar
Riko mengaku awalnya orang tuanya tidak menyetujui dirinya melanjutkan pendidikannya dengan kuliah di Unnes, karena ketebatasan fisik.
Tapi sebagai anak difabel dia bertekad untuk kuliah meski jalan yang dihadapi tidak mudah, tapi tetap harus diperjuangkan.
Dengan menggunakan kursi roda, Riko mengikuti ujian tertulis berbasis komputer (UTBK) pada seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN) 2022 di Universitas Negeri Semarang (Unnes).
Riko masuk ke ruangan untuk mengikuti pelaksanaan UTBK dengan dibantu panitia. Dia mengaku tertarik untuk menjadi seorang psikolog dan memutuskan mengambil jurusan psikologi di Fakulitas Ilmu Pendidikan.
“Mimpi saya ingin menjadi mahasiswa psikologi, jadi saya sangat bersemangat ikut UTBK,” kata Riko, dikutip dari laman UNNES.
Baca juga:Baca Doa Ini saat Ikuti UTBK SBMPTN, tapi Tetap Ikhtiar Belajar
Riko mengaku awalnya orang tuanya tidak menyetujui dirinya melanjutkan pendidikannya dengan kuliah di Unnes, karena ketebatasan fisik.
Tapi sebagai anak difabel dia bertekad untuk kuliah meski jalan yang dihadapi tidak mudah, tapi tetap harus diperjuangkan.