Jokowi Tegaskan APBN Bukan untuk Beli Barang Impor
Garry Talentedo Kesawa
Selasa, 24 Mei 2022 - 23:05 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Foto: BPMI Setpres)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan pentingnya memacu pertumbuhan ekonomi dengan tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dan anggaran BUMN untuk membeli barang impor. Hal itu sebagai bentuk menyikapi ketidakpastian situasi dunia yang terus berupaya memulihkan ekonomi.
"Ini uang rakyat, APBN, APBD, di BUMN, ini uang rakyat. Jangan kita belikan barang-barang impor. Keliru besar sekali kita kalau melakukan itu," ucap Jokowi dalam acara Evaluasi Aksi Afirmasi Peningkatan Pembelian dan Pemanfaatan Produk Dalam Negeri Dalam Rangka Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia, di Jakarta Convention Center (JCC), dikutip dari laman Sekretariat Presiden, Selasa (24/5/2022).
Baca Juga:Pembangunan Kawasan Borobudur Bangkitkan Pariwisata Nasional
Jokowi secara tegas menginstruksikan jajarannya untuk menggunakan produk-produk dalam negeri dan tidak membeli barang-barang impor. Dalam hal ini, Jokowi mendorong produk-produk lokal dapat segera masuk pada katalog elektronik lokal yang diluncurkan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).
"Yang punya e-Katalog Lokal baru 46 pemda dari 514 kabupaten kota dan 34 provinsi. Baru 46 pemda, padahal untuk membangun e-Katalog Lokal ini syaratnya sudah nggak kayak dulu. Dulu memang rumit sekarang sangat simpel," ujar Jokowi.
Presiden juga mendorong peningkatan kualitas dari produk-produk dalam negeri agar segera masuk ke dalam e-Katalog Lokal. Dengan begitu, diharapkan nantinya dapat menggerakkan perekonomian di daerah.
Baca Juga:Perolehan Medali Sesuai Harapan Presiden Jokowi dan DBON
"Ini uang rakyat, APBN, APBD, di BUMN, ini uang rakyat. Jangan kita belikan barang-barang impor. Keliru besar sekali kita kalau melakukan itu," ucap Jokowi dalam acara Evaluasi Aksi Afirmasi Peningkatan Pembelian dan Pemanfaatan Produk Dalam Negeri Dalam Rangka Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia, di Jakarta Convention Center (JCC), dikutip dari laman Sekretariat Presiden, Selasa (24/5/2022).
Baca Juga:Pembangunan Kawasan Borobudur Bangkitkan Pariwisata Nasional
Jokowi secara tegas menginstruksikan jajarannya untuk menggunakan produk-produk dalam negeri dan tidak membeli barang-barang impor. Dalam hal ini, Jokowi mendorong produk-produk lokal dapat segera masuk pada katalog elektronik lokal yang diluncurkan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).
"Yang punya e-Katalog Lokal baru 46 pemda dari 514 kabupaten kota dan 34 provinsi. Baru 46 pemda, padahal untuk membangun e-Katalog Lokal ini syaratnya sudah nggak kayak dulu. Dulu memang rumit sekarang sangat simpel," ujar Jokowi.
Presiden juga mendorong peningkatan kualitas dari produk-produk dalam negeri agar segera masuk ke dalam e-Katalog Lokal. Dengan begitu, diharapkan nantinya dapat menggerakkan perekonomian di daerah.
Baca Juga:Perolehan Medali Sesuai Harapan Presiden Jokowi dan DBON