Luar Biasa, Muslim Amerika Ini Peluk dan Maafkan Pembunuh Anaknya
Muhajirin
Jum'at, 03 Juni 2022 - 13:27 WIB
Sombat Jitmoud memaafkan pembunuh anaknya di tengah persidangan (foto: tangkapan layar)
Memaafkan merupakan ajaran mulia dalam Islam. Nilai tersebut yang diterapkan seorang guru madrasah di St Louis, Missouri, Amerika Serikat asal Thailand, Sombat Jitmoud.
Sombat memaafkan pembunuh anaknya, Salahuddin Jitmoud dalam persidangan yang membuat hakim dan hadirin di ruang sidang menangis. Pembunuh Salahuddin Jitmoud adalah Trey Relford. Dia mengakui kesalahannya itu saat di persidangan.
"Keponakanku tersayang, Trey. Aku tidak menyalahkanmu atas kejahatan yang kamu lakukan. Aku tidak marah padamu karena telah menyakitimu anakku dan saudaranya" kata Sombat dalam persidangan, dikutip Ayatuna Ambassador, Jumat (3/6/2022).
Baca Juga: Kyrie Irving Jadi Inspirasi Pemuda Muslim Amerika Berani Unjuk Diri
"Saya marah kepada setan yang menggiringmu melakukan kejahatan sadis ini. Saya tidak menyalahkanmu. Saya tidak marah kepadamu. Saya memaafkanmu," kata Sombat mengulangi pernyataannya.
Sikap dan pernyataan Sombat yang datang dengan lima putranya yang lain mengejutkan para hadirin di persidangan. Bahkan, dalam video yang beredar terlihat sang hakim meneteskan air mata.
Sombat memaafkan pembunuh anaknya, Salahuddin Jitmoud dalam persidangan yang membuat hakim dan hadirin di ruang sidang menangis. Pembunuh Salahuddin Jitmoud adalah Trey Relford. Dia mengakui kesalahannya itu saat di persidangan.
"Keponakanku tersayang, Trey. Aku tidak menyalahkanmu atas kejahatan yang kamu lakukan. Aku tidak marah padamu karena telah menyakitimu anakku dan saudaranya" kata Sombat dalam persidangan, dikutip Ayatuna Ambassador, Jumat (3/6/2022).
Baca Juga: Kyrie Irving Jadi Inspirasi Pemuda Muslim Amerika Berani Unjuk Diri
"Saya marah kepada setan yang menggiringmu melakukan kejahatan sadis ini. Saya tidak menyalahkanmu. Saya tidak marah kepadamu. Saya memaafkanmu," kata Sombat mengulangi pernyataannya.
Sikap dan pernyataan Sombat yang datang dengan lima putranya yang lain mengejutkan para hadirin di persidangan. Bahkan, dalam video yang beredar terlihat sang hakim meneteskan air mata.