Wisata Candi Borobudur Bakal Menjadi Kawasan Green Tourism
Hasanah syakim
Ahad, 05 Juni 2022 - 20:11 WIB
ilustrasi (foto: LANGIT7.ID/ iSTock)
Pemerintah menjadikan kawasan wisata Candi Borobudur menjadi green tourism yang ramah lingkungan, dan berkelanjutan.
Berbagai upaya dilakukan pemerintah dalam mewujudkan green tourism, salah satunya dengan mendorong penggunaan electric vehicle (kendaraan listrik) di kawasan wisata Candi Borobudur.
Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf, Vinsensius Jemadu, menyampaikan bahwa kendaraan pariwisata berbasis listrik akan digunakan sebagai moda transportasi yang menghubungkan titik-titik utama pariwisata.
"Secara bertahap kendaraan pariwisata berbasis listrik ini akan diterapkan di semua destinasi wisata utama di Indonesia mulai dari 5 destinasi super prioritas sampai pada beberapa destinasi utama lainnya di seluruh Indonesia," kata Vinsensius dalam keterangannya dikutip Ahad (5/6/2022).
Baca juga:Lubuk Minturun, Wisata Pemandian Alam dan Lokasi Pembibitan Tanaman Hias
Menurut Vinsensius, dengan diterapkannya kendaraan pariwisata berbasis listrik di semua destinasi utama ini, mimpi untuk menjadikan Indonesia sebagai World Green Destination atau World Sustainable Destination akan menjadi kenyataan.
"Titik-titik ini meliputi bandara, hotel, dan atraksi wisata. Dalam hal ini, dibutuhkan kolaborasi erat dan sinergi antar pemangku kepentingan, baik pemerintah pusat, daerah, badan usaha, dan pihak swasta, utamanya industri Kendaraan Bermotor Listrik (KBL) di Indonesia," ujarnya.
Berbagai upaya dilakukan pemerintah dalam mewujudkan green tourism, salah satunya dengan mendorong penggunaan electric vehicle (kendaraan listrik) di kawasan wisata Candi Borobudur.
Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf, Vinsensius Jemadu, menyampaikan bahwa kendaraan pariwisata berbasis listrik akan digunakan sebagai moda transportasi yang menghubungkan titik-titik utama pariwisata.
"Secara bertahap kendaraan pariwisata berbasis listrik ini akan diterapkan di semua destinasi wisata utama di Indonesia mulai dari 5 destinasi super prioritas sampai pada beberapa destinasi utama lainnya di seluruh Indonesia," kata Vinsensius dalam keterangannya dikutip Ahad (5/6/2022).
Baca juga:Lubuk Minturun, Wisata Pemandian Alam dan Lokasi Pembibitan Tanaman Hias
Menurut Vinsensius, dengan diterapkannya kendaraan pariwisata berbasis listrik di semua destinasi utama ini, mimpi untuk menjadikan Indonesia sebagai World Green Destination atau World Sustainable Destination akan menjadi kenyataan.
"Titik-titik ini meliputi bandara, hotel, dan atraksi wisata. Dalam hal ini, dibutuhkan kolaborasi erat dan sinergi antar pemangku kepentingan, baik pemerintah pusat, daerah, badan usaha, dan pihak swasta, utamanya industri Kendaraan Bermotor Listrik (KBL) di Indonesia," ujarnya.