Jelang Piala Presiden 2022, Suporter PSIS, Persis dan PSS Ikrar Damai
Arif purniawan
Jum'at, 10 Juni 2022 - 09:17 WIB
Sejumlah perwakilan suporter dari PSIS, Persis Solo dan PSS Sleman berfoto bersama saat bertemu di Balai Persis, Surakarta. Foto : DPP Pasoepati
Menjelang bergulirnya Piala Presiden 2022, tiga suporter tim di Grup A, yakni Persis Solo dan PSIS, serta PSS Sleman sepakat untuk menjaga perdamaian antarsuporter. Mereka sepakat untuk mendukung kelancaran jalannya turnamen pramusim tersebut.
Piala Presiden 2022 dimulai pada 11 Juni 2022 dengan laga pembuka Persis Solo vs PSS Sleman di Stadion Manahan Solo pukul 16.00 WIB. Pada hari yang sama dijadwalkan pertandingan Arema FC vs PSM Makassar di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Turnamen akan berakhir pada 14 dan 17 Juli, mempertandingan dua leg di partai final.
Baca juga: PSIS Mulai Fokus Menatap Piala Presiden 2022
Seperti diketahui hubungan suporter Persis Solo dan fans PSIS pernah memanas saat partai final Piala Polda Jateng tahun 2015. Kedua suporter pernah bentrok di Stadion Jatidiri Semarang, saat Laskar Sambernyawa bertanding menghadapi PSIS di partai final.
Tidak hanya suporter yang mengalami luka-luka, kalangan wartawan yang meliput pertandingan di tribun tak luput dari serangan petasan dan mengakibatkan sejumlah jurnalis mengalami luka lecet. Bentrokan ini pun meluas sampai di jalan tol, tak jauh dari Stadion Jatidiri.
Atas dasar itu, agar tidak terjadi gesekan di arus bawah, Ketua Umum Panser Biru Galih Ndog dan eks Ketua Umum Panser Biru, Kepareng atau Wareng mendatangi markas Pasoepati, julukan Persis Solo pada Kamis (9/6/2022). Panser Biru bertemu dengan sejumlah elemen seperti Ultras 1923, Surakatrans, dan Garis Keras 1932, serta elemen suporter yang lain.
Piala Presiden 2022 dimulai pada 11 Juni 2022 dengan laga pembuka Persis Solo vs PSS Sleman di Stadion Manahan Solo pukul 16.00 WIB. Pada hari yang sama dijadwalkan pertandingan Arema FC vs PSM Makassar di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Turnamen akan berakhir pada 14 dan 17 Juli, mempertandingan dua leg di partai final.
Baca juga: PSIS Mulai Fokus Menatap Piala Presiden 2022
Seperti diketahui hubungan suporter Persis Solo dan fans PSIS pernah memanas saat partai final Piala Polda Jateng tahun 2015. Kedua suporter pernah bentrok di Stadion Jatidiri Semarang, saat Laskar Sambernyawa bertanding menghadapi PSIS di partai final.
Tidak hanya suporter yang mengalami luka-luka, kalangan wartawan yang meliput pertandingan di tribun tak luput dari serangan petasan dan mengakibatkan sejumlah jurnalis mengalami luka lecet. Bentrokan ini pun meluas sampai di jalan tol, tak jauh dari Stadion Jatidiri.
Atas dasar itu, agar tidak terjadi gesekan di arus bawah, Ketua Umum Panser Biru Galih Ndog dan eks Ketua Umum Panser Biru, Kepareng atau Wareng mendatangi markas Pasoepati, julukan Persis Solo pada Kamis (9/6/2022). Panser Biru bertemu dengan sejumlah elemen seperti Ultras 1923, Surakatrans, dan Garis Keras 1932, serta elemen suporter yang lain.