Persemaian Rumpin jadi Langkah Konkret Peneguhan Kerusakan Lingkungan
Hasanah syakim
Jum'at, 10 Juni 2022 - 20:43 WIB
Presiden Joko Widodo saat meresmikan persemaian Rumpin (foto: setneg)
Pemerintah menargetkan akan membangun 30 pusat persemaian Rumpin dengan produksi bibit hingga mencapai 10 juta dalam setahun.
PresidenJokowimengatakan pembangunan persemaian Rumpin sebagai wujud nyata dalam peneguhan lingkungan yang rusak.
“Kalau kita memiliki 30 nursery, pusat persemaian dalam jumlah 30 sudah setahun menghasilkan kira-kira 360 juta bibit atau benih. Kalau benihnya ada, bibitnya ada, mau tidak mau barang ini harus kita tanam. Jadi bukan berapa hektare yang akan kita kerjakan, tapi berapa produksi bibit yang bisa kita produksi,” kata Jokowi Jumat (10/6/2022).
Menurut Jokowi, nantinya produksi bibit tersebut akan dikirimkan ke kabupaten/kota di Tanah Air untuk ditanam pada lahan krisis, daerah dengan potensi longsor tinggi, dan bagian hulu daerah aliran sungai (DAS).
Baca juga:Presiden Jokowi: KH Dimyati Ulama Besar yang Tawadhu
Langkah konkret untuk merehabilitasi lingkungan ini sudah mulai dilakukan di sejumlah lokasi seperti Sungai Ciliwung. Inilah proses merehabilitasi lingkungan kita, memperbaiki lingkungan kita dengan sebuah aksi-aksi yang jelas dan konkret, dan bisa dihitung,” ujarnya.
Jokowi menjelaskan persemaian Rumpin menjadi bentuk kerja sama yang baik antara pemerintah pusat dengan perusahaan besar di Tanah air. Sehingga pihaknya berterima kasih kepada Bank Dunia dan Pemerintah Jerman yang mendukung terwujudnya pusat persemaian dengan tata kelola manajemen yang rapi.
PresidenJokowimengatakan pembangunan persemaian Rumpin sebagai wujud nyata dalam peneguhan lingkungan yang rusak.
“Kalau kita memiliki 30 nursery, pusat persemaian dalam jumlah 30 sudah setahun menghasilkan kira-kira 360 juta bibit atau benih. Kalau benihnya ada, bibitnya ada, mau tidak mau barang ini harus kita tanam. Jadi bukan berapa hektare yang akan kita kerjakan, tapi berapa produksi bibit yang bisa kita produksi,” kata Jokowi Jumat (10/6/2022).
Menurut Jokowi, nantinya produksi bibit tersebut akan dikirimkan ke kabupaten/kota di Tanah Air untuk ditanam pada lahan krisis, daerah dengan potensi longsor tinggi, dan bagian hulu daerah aliran sungai (DAS).
Baca juga:Presiden Jokowi: KH Dimyati Ulama Besar yang Tawadhu
Langkah konkret untuk merehabilitasi lingkungan ini sudah mulai dilakukan di sejumlah lokasi seperti Sungai Ciliwung. Inilah proses merehabilitasi lingkungan kita, memperbaiki lingkungan kita dengan sebuah aksi-aksi yang jelas dan konkret, dan bisa dihitung,” ujarnya.
Jokowi menjelaskan persemaian Rumpin menjadi bentuk kerja sama yang baik antara pemerintah pusat dengan perusahaan besar di Tanah air. Sehingga pihaknya berterima kasih kepada Bank Dunia dan Pemerintah Jerman yang mendukung terwujudnya pusat persemaian dengan tata kelola manajemen yang rapi.