Satgas Covid-19 Sebut Penularan Varian Delta Turun 10 Persen
Garry Talentedo Kesawa
Rabu, 04 Agustus 2021 - 20:00 WIB
Ilustrasi penanganan Covid-19 pada anak tanpa gejala. Langit7/Istock
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mengklaim penularan varian Delta di Indonesia mengalami penurunan. Bahkan, penurunan kasus di beberapa pekan terakhir menurun hingga 10 persen.
Kepala Subdirektorat Tracing Satgas Penanganan Covid-19 Koesmedi Priharto, menyebutkan bahwa hal tersebut bukan tanpa dasar. Pihaknya melakukan pemantauan terhadap varian virus yang beredar di Indonesia melalui metode Whole Genome Sequencing.
"Varian Delta ini memang cukup kuat, tetapi angka terakhir yang berarti itu (menggambarkan) dua minggu lalu, genome sequencing itu menurun 10 persen," kata Koesmedi dalam diskusi virtual, Rabu (4/8/2021).
Koesmedi menduga hal ini menjadi salah satu alasan menurunnya angka penularan Covid-19 di sejumlah daerah. Terlebih, varian Delta saat ini mendominasi hingga 76 persen penularan Covid-19 di Indonesia.
Sementara itu, menurut data Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan, setidaknya ada 1.064 kasus Covid-19 dengan varian Delta di 24 provinsi di Indonesia dengan menggunakan metode WGS tersebut.
Kepala Subdirektorat Tracing Satgas Penanganan Covid-19 Koesmedi Priharto, menyebutkan bahwa hal tersebut bukan tanpa dasar. Pihaknya melakukan pemantauan terhadap varian virus yang beredar di Indonesia melalui metode Whole Genome Sequencing.
"Varian Delta ini memang cukup kuat, tetapi angka terakhir yang berarti itu (menggambarkan) dua minggu lalu, genome sequencing itu menurun 10 persen," kata Koesmedi dalam diskusi virtual, Rabu (4/8/2021).
Koesmedi menduga hal ini menjadi salah satu alasan menurunnya angka penularan Covid-19 di sejumlah daerah. Terlebih, varian Delta saat ini mendominasi hingga 76 persen penularan Covid-19 di Indonesia.
Sementara itu, menurut data Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan, setidaknya ada 1.064 kasus Covid-19 dengan varian Delta di 24 provinsi di Indonesia dengan menggunakan metode WGS tersebut.
(asf)