Elon Musk Ternyata Menderita Sindrom Asperger, Bagian dari Autisme
Muhajirin
Rabu, 15 Juni 2022 - 21:04 WIB
Elon Mask (foto: BBC)
Pengusaha Teknologi asal Amerika Serikat, Elon Musk mengaku menderita sindrom Asperger. Hal itu dia ungkapkan saat tampil di serial sketsa komedi AS Saturday Night Live (SNL) pada 2021 lalu.
“Saya tidak selalu memiliki banyak intonasi atau variasi dalam cara saya Berbicara, yang menurut saya bisa menjadi komedi yang hebat. Aku benar-benar membuat sejarah malam ini sebagai orang pertama dengan Asperger yang menjadi pembawa acara SNL,” kata Elon Musk kala itu.
Sindrom Asperger atau Asperger Syndrome merupakan gangguan perkembangan yang membuat pasien kesulitan untuk bersosialisasi dan berkomunikasi dengan orang lain.
Baca Juga: Elon Musk Rencanakan Kerja Sama dengan Indonesia Lewat SpaceX dan Tesla
Asperger Syndrome termasuk dalam gangguan spektrum autisme atau autism spectrum disorder (ASD). Sindrom ini pertama kali ditemukan oleh Hans Asperger pada 1941.
“Saya tidak selalu memiliki banyak intonasi atau variasi dalam cara saya Berbicara, yang menurut saya bisa menjadi komedi yang hebat. Aku benar-benar membuat sejarah malam ini sebagai orang pertama dengan Asperger yang menjadi pembawa acara SNL,” kata Elon Musk kala itu.
Sindrom Asperger atau Asperger Syndrome merupakan gangguan perkembangan yang membuat pasien kesulitan untuk bersosialisasi dan berkomunikasi dengan orang lain.
Baca Juga: Elon Musk Rencanakan Kerja Sama dengan Indonesia Lewat SpaceX dan Tesla
Asperger Syndrome termasuk dalam gangguan spektrum autisme atau autism spectrum disorder (ASD). Sindrom ini pertama kali ditemukan oleh Hans Asperger pada 1941.