home global news

Cegah Penyusutan Populasi Ikan Selar Bentong, KKP Terjun Langsung ke Laut Natuna

Kamis, 05 Agustus 2021 - 18:52 WIB
Gerombolan ikan selar bentong di laut Foto: Langit7.id/Istock
Ikan selar bentong (selar crumenophtalmus) mungkin kurang akrab di telinga masyarakat awam. Ikan selar bentong merupakan salah satu jenis ikan pelagis kecil yang cukup dominan tertangkap di perairan Natuna, Laut Natuna Utara.

Ikan pelagis merupakan kelompok ikan yang berada di lapisan permukaan air. Ciri utama yaitu beraktivitas secara bergerombol dan melakukan migrasi. Ikan jenis ini memiliki potensi ekonomi dan gizi tinggi, begitu pula ikan selar bentong.

Namun, saat ini populasi selar bentong mulai dikhawatirkan mengingat pemanfaatan yang semakin intensif oleh perikanan pukat cincin. Pengetahuan tentang status perikanan Selar Bentong berbasis studi biologi penting artinya sebagai dasar pertimbangan pengelolaannya.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), melalui Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM) terus melakukan riset, salah satunya untuk keberlanjutan sumber daya perikanan. Terkait ikan selar bentong, Balai Riset Perikanan Laut (BRPL) BRSDM terjun langsung ke Laut Natuna untuk kelestarian ikan tersebut.

"BRPL telah melakukan penelitian ikan tersebut dengan tujuan menganalisis biologi reproduksi dan dinamika populasi ikan selar bentong meliputi pola pertumbuhan, nisbah kelamin, rata-rata ukuran pertama kali matang gonad, tingkat kematangan gonad, indeks kematangan gonad, musim pemijahan, rata-rata ukuran panjang pertama kali tertangkap, parameter pertumbuhan kematian dan tingkat pemanfaatannya," ujar Kepala Pusat Riset Perikanan BRSDM Yayan Hikmayani, Rabu (4/8/2021).

Selain itu penelitian ini juga mengkaji aspek penangkapan meliputi komposisi hasil tangkapan, hasil tangkapan per satuan upaya, musim dan daerah penangkapan serta merumuskan alternatif pengelolaan perikanan pukat cincin di Laut Natuna Utara.

Dalam penelitian tersebut menunjukkan pola pertumbuhan ikan jantan dan betina bersifat isometrik, yakni pertambahan panjang selaras dengan pertumbuhan bobot. Nisbah kelamin jantan dan betina dalam kondisi seimbang dan sebagian besar didominasi ikan-ikan muda pada Tingkat Kematangan Gonad (TKG) 1 immature dan TKG 2 maturing serta pematangan (ripening) TKG 3.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
ikan selar bentong perikanan indonesia kementrian kelautan dan perikanan ikan laut
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya