Wamenparekraf: Penggunaan E-Commerce Selama Pandemi Meningkat Tajam
Hasanah syakim
Rabu, 29 Juni 2022 - 19:48 WIB
ilustrasi (foto: istimewa)
Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf), Angela Tanoesoedibjo mengatakan penggunaan teknologi semakin terakselerasi di tengah masyarakat akibat pandemi Covid-19.
Beragam aktivitas seperti belanja menggunakan platform e-commerce menjadi salah satu pilihan terbaik masyarakat selama pademi. Sehingga dia menekankan pentingnya peran aktif perempuan dalam mendigitalisasi ekonomi agar pulih dan bangkit.
"Khususnya melalui UMKM yang bergerak di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sebab dua tahun kemudian, kebiasaan menggunakan platform digital ini tidak hilang," kata Angela Tanoesodibjo dikutip Rabu (29/6/2022).
Baca juga:Garuda Indonesia Fokus Maksimalkan Profitabilitas
Menurut Angela, kendati masyarakat kembali beraktivitas secara fisik akan tetapi ada hal-hal yang sudah disubstitusi oleh teknologi, dan adapula hal-hal yang sudah terkomplementer oleh teknologi.
"Sehingga para womenpreneur di luar sana sadar bahwa pengaruh digitalisasi ini tidak bisa kita abaikan. Data Bank Indonesia menunjukkan transaksi nilai dagang elektronik pada 2021 meningkat 50,8 persen, mencapai Rp401 triliun dibandingkan tahun 2020 dan diperkirakan akan meningkat 31,2 persen tahun ini," terangnya.
Menurut Angela, data untuk digital banking dan transaksi uang elektronik juga meningkat. Pada tahun 2021, durasi pengguna aplikasi online makanan dan minuman meningkat hampir 480 persen year on year (YoY).
Beragam aktivitas seperti belanja menggunakan platform e-commerce menjadi salah satu pilihan terbaik masyarakat selama pademi. Sehingga dia menekankan pentingnya peran aktif perempuan dalam mendigitalisasi ekonomi agar pulih dan bangkit.
"Khususnya melalui UMKM yang bergerak di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sebab dua tahun kemudian, kebiasaan menggunakan platform digital ini tidak hilang," kata Angela Tanoesodibjo dikutip Rabu (29/6/2022).
Baca juga:Garuda Indonesia Fokus Maksimalkan Profitabilitas
Menurut Angela, kendati masyarakat kembali beraktivitas secara fisik akan tetapi ada hal-hal yang sudah disubstitusi oleh teknologi, dan adapula hal-hal yang sudah terkomplementer oleh teknologi.
"Sehingga para womenpreneur di luar sana sadar bahwa pengaruh digitalisasi ini tidak bisa kita abaikan. Data Bank Indonesia menunjukkan transaksi nilai dagang elektronik pada 2021 meningkat 50,8 persen, mencapai Rp401 triliun dibandingkan tahun 2020 dan diperkirakan akan meningkat 31,2 persen tahun ini," terangnya.
Menurut Angela, data untuk digital banking dan transaksi uang elektronik juga meningkat. Pada tahun 2021, durasi pengguna aplikasi online makanan dan minuman meningkat hampir 480 persen year on year (YoY).