Pembangunan Masjid Al-Jabbar Ditargetkan Selesai Akhir Tahun 2022
Andi Muhammad
Selasa, 05 Juli 2022 - 08:05 WIB
Masjid Raya Al-Jabbar di Kecamatan Gedebage, Kota Bandung. Foto: Humas Jabar.
Realisasi pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar di Kecamatan Gedebage, Kota Bandung mencapai 56 persen. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Emil) meninjau langsung ke lokasi untuk memastikan progres pembangunannya.
Emil mengungkapkan, pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar sampai saat ini masih sesuai dengan target. Harapannya bisa segera diresmikan di penghujung tahun 2022.
"Target masih on schedule, ada sisa waktu lima sampai enam bulan. Semua sedang dalam proses, mudah-mudahan pada waktunya bisa kita resmikan dan bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh semua umat Islam yang ingin ke sini," kata Emil dalam keterangannya, dikutip Selasa (5/7/2022).
Baca Juga:Masjid Raya Al Jabbar Digadang-gadang Jadi Ikon Termegah
"Jadi progres pembangunannya sampai saat ini kurang lebih 56 persen, yang 44 persennya kita bereskan dalam waktu enam bulan," imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, Emil meninjau beberapa sarana dan prasarana yang juga sedang berproses, salah satunya adalah tempat wudu. "Masih 44 persen lagi untuk menggenapkan yang sedang berproses. Contohnya adalah tempat wudu sudah beres bangunannya, tapi untuk keramik-kemariknya belum (selesai)," katanya.
Emil mengungkapkan, pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar sampai saat ini masih sesuai dengan target. Harapannya bisa segera diresmikan di penghujung tahun 2022.
"Target masih on schedule, ada sisa waktu lima sampai enam bulan. Semua sedang dalam proses, mudah-mudahan pada waktunya bisa kita resmikan dan bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh semua umat Islam yang ingin ke sini," kata Emil dalam keterangannya, dikutip Selasa (5/7/2022).
Baca Juga:Masjid Raya Al Jabbar Digadang-gadang Jadi Ikon Termegah
"Jadi progres pembangunannya sampai saat ini kurang lebih 56 persen, yang 44 persennya kita bereskan dalam waktu enam bulan," imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, Emil meninjau beberapa sarana dan prasarana yang juga sedang berproses, salah satunya adalah tempat wudu. "Masih 44 persen lagi untuk menggenapkan yang sedang berproses. Contohnya adalah tempat wudu sudah beres bangunannya, tapi untuk keramik-kemariknya belum (selesai)," katanya.