Nostalgia Film Lorong Waktu di Masjid Raya Baitussalam
Andi Muhammad
Selasa, 26 Juli 2022 - 08:02 WIB
Masjid Raya Baitussalam di Pondok Kelapa Jakarta Timur. Foto: Andi Muhammad.
Generasi 90-an pasti tidak asing dengan sinetron religi Islami yang berjudul Lorong Waktu. Masjid Raya Baitussalam sangat erat kaitannya dengan sinetron tersebut, masjid ini merupakan lokasi utama syuting yang disutradarai oleh Deddy Mizwar.
Lokasi masjid berada di Jalan Kelapa Hijau II Blok B, Duren Sawit, Jakarta Timur. Humas Masjid Raya Baitussalam, Donny Rivoke mengatakan, masjid ini digunakan sebagai lokasi syuting selama kurun waktu tujuh tahun.
"Syuting lorong waktu mulai dari tahun 1999 sampai dengan 2006, lebih dari 200 episode," ujar Donny saat ditemuiLangit7, Senin (25/7/2022).
Baca Juga:Masjid Tokyo Camii, Wisata Religi Termegah di Jepang
"Sampai saat ini juga masih ada syuting dari RTV untuk program 'ustadz on the road'," imbuhnya.
Masjid Raya Baitussalam diresmikan dua tahun sebelum digunakannya sebagai lokasi syuting garapan Deddy Mizwar, tepatnya pada 8 Agustus 1997. Bangunan masjid terinsipirasi dari gaya arsitektur Masjid Nabawi.
Sarana ibadah megah umat muslim ini memiliki sejumlah fasilitas memadai yang diperuntukan secara umum, baik para jamaah dan warga sekitar. "Terdapat perpustakaan yang diisi buku-buku Islami, ruang serba guna untuk pernikahan, ruang pertemuan serta ruang rapat, dan lain-lain," jelasnya.
Lokasi masjid berada di Jalan Kelapa Hijau II Blok B, Duren Sawit, Jakarta Timur. Humas Masjid Raya Baitussalam, Donny Rivoke mengatakan, masjid ini digunakan sebagai lokasi syuting selama kurun waktu tujuh tahun.
"Syuting lorong waktu mulai dari tahun 1999 sampai dengan 2006, lebih dari 200 episode," ujar Donny saat ditemuiLangit7, Senin (25/7/2022).
Baca Juga:Masjid Tokyo Camii, Wisata Religi Termegah di Jepang
"Sampai saat ini juga masih ada syuting dari RTV untuk program 'ustadz on the road'," imbuhnya.
Masjid Raya Baitussalam diresmikan dua tahun sebelum digunakannya sebagai lokasi syuting garapan Deddy Mizwar, tepatnya pada 8 Agustus 1997. Bangunan masjid terinsipirasi dari gaya arsitektur Masjid Nabawi.
Sarana ibadah megah umat muslim ini memiliki sejumlah fasilitas memadai yang diperuntukan secara umum, baik para jamaah dan warga sekitar. "Terdapat perpustakaan yang diisi buku-buku Islami, ruang serba guna untuk pernikahan, ruang pertemuan serta ruang rapat, dan lain-lain," jelasnya.