Likupang Tourism Festival 2022 jadi Wadah Promosi Destinasi Super Prioritas
Hasanah syakim
Rabu, 27 Juli 2022 - 17:05 WIB
Salah satu destinasi wisata super prioritas di Likupang (foto: Langit7/iStock)
Likupang Tourism Festival (LTF) menjadi wadah promosi destinasi wisata super prioritas.
Kepala Dinas Pariwisata Minahasa Utara, Audy mengatakan Likupang Tourism Festival 2022 menjadi kegiatan kedua kalinya, setelah tahun 2021 diselenggarakan terbatas akibat pandemi Covid-19.
"Likupang Tourism Festival 2022 ini akan dilaksanakan dengan lebih bebas dan kegiatannya akan lebih banyak. LTF 2022 digelar di 3 venue yang lokasinya berdekatan dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Likupang" kata Audy dalam keterangan persnya dikutip Rabu (27/7/2022).
Baca juga:Penataan Fasilitas Labuan Bajo dapat Menarik Kunjungan Wisatawan
Menurut Audy, venue pertama di Pantai Paal, kedua di Pantai Pulisan, dan ketiga di Pulau Komang. Di mana Pulaau Paal akan menjadi venue utama dalam kegiatan tersebut.
"Pelaksanaan tahun ini akan dilengkapi kegiatan alam, seperti melepas tukik, menanam mangrove, dan menanam terumbu karang. Tahun lalu, kegiatan ini tidak bisa dilaksanakan karena penerapan protokol kesehatan yang masih ketat," jelasnya.
Audy menyampaikan, tahun ini pihaknya memberikan porsi lebih besar bagi acara yang berkaitan dengan lingkungan hidup. Kemudian, pihaknya juga akan menghadirkan berbagai lomba bagi masyarakat dan komunitas.
Kepala Dinas Pariwisata Minahasa Utara, Audy mengatakan Likupang Tourism Festival 2022 menjadi kegiatan kedua kalinya, setelah tahun 2021 diselenggarakan terbatas akibat pandemi Covid-19.
"Likupang Tourism Festival 2022 ini akan dilaksanakan dengan lebih bebas dan kegiatannya akan lebih banyak. LTF 2022 digelar di 3 venue yang lokasinya berdekatan dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Likupang" kata Audy dalam keterangan persnya dikutip Rabu (27/7/2022).
Baca juga:Penataan Fasilitas Labuan Bajo dapat Menarik Kunjungan Wisatawan
Menurut Audy, venue pertama di Pantai Paal, kedua di Pantai Pulisan, dan ketiga di Pulau Komang. Di mana Pulaau Paal akan menjadi venue utama dalam kegiatan tersebut.
"Pelaksanaan tahun ini akan dilengkapi kegiatan alam, seperti melepas tukik, menanam mangrove, dan menanam terumbu karang. Tahun lalu, kegiatan ini tidak bisa dilaksanakan karena penerapan protokol kesehatan yang masih ketat," jelasnya.
Audy menyampaikan, tahun ini pihaknya memberikan porsi lebih besar bagi acara yang berkaitan dengan lingkungan hidup. Kemudian, pihaknya juga akan menghadirkan berbagai lomba bagi masyarakat dan komunitas.