LANGIT7.ID, Minahasa - Likupang Tourism Festival (LTF) menjadi wadah promosi destinasi wisata super prioritas.
Kepala Dinas Pariwisata Minahasa Utara, Audy mengatakan Likupang Tourism Festival 2022 menjadi kegiatan kedua kalinya, setelah tahun 2021 diselenggarakan terbatas akibat pandemi Covid-19.
"Likupang Tourism Festival 2022 ini akan dilaksanakan dengan lebih bebas dan kegiatannya akan lebih banyak. LTF 2022 digelar di 3 venue yang lokasinya berdekatan dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Likupang" kata Audy dalam keterangan persnya dikutip Rabu (27/7/2022).
Baca juga: Penataan Fasilitas Labuan Bajo dapat Menarik Kunjungan WisatawanMenurut Audy, venue pertama di Pantai Paal, kedua di Pantai Pulisan, dan ketiga di Pulau Komang. Di mana Pulaau Paal akan menjadi venue utama dalam kegiatan tersebut.
"Pelaksanaan tahun ini akan dilengkapi kegiatan alam, seperti melepas tukik, menanam mangrove, dan menanam terumbu karang. Tahun lalu, kegiatan ini tidak bisa dilaksanakan karena penerapan protokol kesehatan yang masih ketat," jelasnya.
Audy menyampaikan, tahun ini pihaknya memberikan porsi lebih besar bagi acara yang berkaitan dengan lingkungan hidup. Kemudian, pihaknya juga akan menghadirkan berbagai lomba bagi masyarakat dan komunitas.
"Seperti lomba perahu hias, lomba bakar ikan, lomba kesenian, dan lomba kebudayaan. Acara juga penampilan tarian tradisional yang akan dikolaborasikan dengan musik modern,” tambah Audy.
Tak hanya itu, LTF 2022 juga memberikan kesempatan bagi para pelaku UMKM di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) untuk terlibat aktif dalam kegiatan ini.
"Penyelenggara menyediakan 30 booth untuk para pelaku. Pameran di LTF akan membuka kesempatan untuk pelaku industri kuliner, kriya, dan fashion untuk memperkenalkan produk mereka," ungkapnya.
Baca juga: Wisata di Dinoland Garut, Ajak Anak Bertualang dengan Hewan PurbaAudy mengaku siap menyelenggarakan LTF 2022 sebab di tahun lalu pelaksanaan LTF yang dibatasi ketat, tapi masyarakat begitu antusias hingga mencapai lima ribu orang.
"Pelaksanaan LTF diharapkan bisa menjadi wadah untuk mempromosikan Likupang agar semakin dikenal. Dampaknya dapat membantu pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal dan menyebarluaskan tentang keunikan pariwisata di Likupang," katanya.
(sof)