WHO Kirim Bantuan 700 Oksigen Konsentrator untuk Penanganan Covid-19 di Indonesia
Muhajirin
Senin, 09 Agustus 2021 - 23:33 WIB
Ilustrasi tabung gas oksigen. Foto: Langit7.id/iStock
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengirimkan 700 oksigen konsentrator untuk membantu penanganan lonjakan kasus Covid-19 varian Delta di Indonesia. Bantuan tersebut nantinya bakal didistribusikan ke fasilas-fasilitas kesehatan dalam negeri.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menerima bantuan tersebut di Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat (6/8/2021). "Kami menyambut baik dan menghargai dukungan kepada Indonesia dalam upaya kami melawan pandemi Covid-19," kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin melalui siaran pers, Senin (9/8/2021) malam WIB.
Sementara, Perwakilan WHO Indonesia N Paranietharan mengatakan, mobilisasi alat pendukung ini merupakan bentuk solidaritas untuk mengatasi pandemi. WHO juga memberikan dukungan teknis untuk Indonesia dan mendukung upaya mempercepat pemerataan program vaksinasi nasional.
"Dengan kekurangan oksigen yang dilaporkan, banyak rumah sakit dan unit perawatan intensif sudah melebihi kapasitasnya. Kita membutuhkan dukungan di tingkat nasional dan internasional untuk mengatasi masalah ini bersama-sama," kata Paranietharan. (Sumber: Anadolu Agency)
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menerima bantuan tersebut di Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat (6/8/2021). "Kami menyambut baik dan menghargai dukungan kepada Indonesia dalam upaya kami melawan pandemi Covid-19," kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin melalui siaran pers, Senin (9/8/2021) malam WIB.
Sementara, Perwakilan WHO Indonesia N Paranietharan mengatakan, mobilisasi alat pendukung ini merupakan bentuk solidaritas untuk mengatasi pandemi. WHO juga memberikan dukungan teknis untuk Indonesia dan mendukung upaya mempercepat pemerataan program vaksinasi nasional.
"Dengan kekurangan oksigen yang dilaporkan, banyak rumah sakit dan unit perawatan intensif sudah melebihi kapasitasnya. Kita membutuhkan dukungan di tingkat nasional dan internasional untuk mengatasi masalah ini bersama-sama," kata Paranietharan. (Sumber: Anadolu Agency)
(asf)