BCA Syariah Punya Program Pemberdayaan untuk Perempuan UMKM
Mahmuda attar hussein
Kamis, 04 Agustus 2022 - 17:15 WIB
BCA Syariah Punya Program Pemberdayaan untuk Perempuan UMKM. (Foto: Langit7).
BCA Syariah memiliki program pemberdayaan yang berfokus pada perempuan UMKM. Dengan berkolaborasi dengan SheStarts.id, meluncurkan program Wepreneur.
Coorporate Secretary BCA Syariah, Nadia Amalia menjelaskan, Wepreneur berfokus pada perempuan UMKM yang telah diseleksi sebelumnya dan memenuhi persyaratan.
"BCA Syariah telah melakukan pemilihan terhadap perempuan UMKM yang memiliki potensi pengembangan usaha, aspek keberlanjutan, dan punya jiwa leadership," jelas Nadia dalam Media Updates, Kinerja Keuangan Semester I - 2022, Kamis (4/8/2022).
Baca Juga: Laporan Keuangan BCA Syariah Semester I - 2022 Tumbuh Cukup Baik
Dalam program ini, setidaknya akan ada 15 perempuan UMKM yang dijuluki big sista. Mereka nantinya akan diberikan pendampingan pengembangan kapasitas selama setahun ke depan.
"Kita juga mendorong mereka untuk tidak hanya memberdayakan diri sendiri, tapi juga bisa mengajak sista lainnya untuk turut berdaya. Jadi satu big sista bertugas untuk menularkan kepada 15 perempuan lainnya, sehingga ada efek berganda," ujarnya.
Selain beragam, para big sista ini juga memiliki sektor usaha yang berkelanjutan. Di antaranya seperti kerajinan tangan, pemanfaatan limbah, dan mengolah lahan tidur menjadi lebih produktif.
Coorporate Secretary BCA Syariah, Nadia Amalia menjelaskan, Wepreneur berfokus pada perempuan UMKM yang telah diseleksi sebelumnya dan memenuhi persyaratan.
"BCA Syariah telah melakukan pemilihan terhadap perempuan UMKM yang memiliki potensi pengembangan usaha, aspek keberlanjutan, dan punya jiwa leadership," jelas Nadia dalam Media Updates, Kinerja Keuangan Semester I - 2022, Kamis (4/8/2022).
Baca Juga: Laporan Keuangan BCA Syariah Semester I - 2022 Tumbuh Cukup Baik
Dalam program ini, setidaknya akan ada 15 perempuan UMKM yang dijuluki big sista. Mereka nantinya akan diberikan pendampingan pengembangan kapasitas selama setahun ke depan.
"Kita juga mendorong mereka untuk tidak hanya memberdayakan diri sendiri, tapi juga bisa mengajak sista lainnya untuk turut berdaya. Jadi satu big sista bertugas untuk menularkan kepada 15 perempuan lainnya, sehingga ada efek berganda," ujarnya.
Selain beragam, para big sista ini juga memiliki sektor usaha yang berkelanjutan. Di antaranya seperti kerajinan tangan, pemanfaatan limbah, dan mengolah lahan tidur menjadi lebih produktif.