Di Tengah Gempuran Film Horor, Deddy Mizwar Istikamah di Jalur Religi
Fifiyanti Abdurahman
Sabtu, 06 Agustus 2022 - 09:00 WIB
Aktor senior Deddy Mizwar yang tetap memilih jalur religi di setiap karya-karyanya. Foto: Instagram/deddymizwar.
Saat banyak orang berlomba menelurkan karya film mengangkat genre horor, aktor seniorDeddy Mizwar malah melawan arus dengan tetap istiqomah berada di jalur religi.
Deddy menceritakan pada Langit7 akan rencananya menggarap program televisi danfilm religi. Hal tersebut diungkapkan Deddy saat ditemui di acaraIslamic Book Fair di Jakarta, Jumat (5/8/2022).
Baca juga: Sosok Mieke Widjaja dalam Kenangan Deddy Mizwar dan Leroy Osmani
"Saya sedang menyiapkan beberapa program televisi dan satu film, tapi belum syuting. Jadi belum bisa dikasih tahu kapan" kata Deddy.
Sama halnya dengan karya besutan Deddy sebelumnya, acara dan film yang bakal digarap pria kelahiran 5 Maret 1955 kali ini juga mengangkat tema religikomedi.
Deddy memang lekat dengan karya-karya bertema religius. Pun begitu, aktor kawakan ini memasukkan unsur dakwah dengan cerdas, yaitu dibalut dengan komedi. Sehingga menjadikan karyanya mudah diterima masyarakat karena tak bersifat menggurui.
"Semua film saya memang adalah religi, tapi persoalannya bukan ceramah. Artinya orang Indonesia yareligius," ucap Deddy yang dibesarkan dalam lingkungan Betawi religius.
Deddy menceritakan pada Langit7 akan rencananya menggarap program televisi danfilm religi. Hal tersebut diungkapkan Deddy saat ditemui di acaraIslamic Book Fair di Jakarta, Jumat (5/8/2022).
Baca juga: Sosok Mieke Widjaja dalam Kenangan Deddy Mizwar dan Leroy Osmani
"Saya sedang menyiapkan beberapa program televisi dan satu film, tapi belum syuting. Jadi belum bisa dikasih tahu kapan" kata Deddy.
Sama halnya dengan karya besutan Deddy sebelumnya, acara dan film yang bakal digarap pria kelahiran 5 Maret 1955 kali ini juga mengangkat tema religikomedi.
Deddy memang lekat dengan karya-karya bertema religius. Pun begitu, aktor kawakan ini memasukkan unsur dakwah dengan cerdas, yaitu dibalut dengan komedi. Sehingga menjadikan karyanya mudah diterima masyarakat karena tak bersifat menggurui.
"Semua film saya memang adalah religi, tapi persoalannya bukan ceramah. Artinya orang Indonesia yareligius," ucap Deddy yang dibesarkan dalam lingkungan Betawi religius.