China Akhiri Latihan Militer di Sekitar Wilayah Taiwan
Garry Talentedo Kesawa
Kamis, 11 Agustus 2022 - 10:05 WIB
Ilustrasi tercapainya kesepakatan militer untuk menghentikan invasi. Foto: Langit7.id/iStock
China mengakhiri latihan militer di sekitar Taiwan yang dimulaisejak pekan lalu untuk memprotes kunjungan Ketua DPR Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi ke pulau itu.Pengumuman tersebut muncul beberapa jam setelah China merilis Buku Putih yang menolak untuk mengesampingkan penggunaan kekuatan untuk menyatukan Taiwan dengan daratan.
Komando Palagan Timur Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) mengatakan mereka berhasil menyelesaikan berbagai misi selama latihan baru-baru ini di sekitar pulau Taiwan. Bahkan, secara efektif menguji kapasitas tempur operasi gabungan pasukan.
Baca Juga:China Perluas Latihan Militer di Selat Taiwan, Joe Biden Was-Was
Meski begitu, PLA menambahkan China akan bekerja dengan sangat tulus untuk mencapai penyatuan yang damai. "Komando akan secara teratur mengatur patroli kesiapan tempur di Selat Taiwan," kata komando PLA seperti yang dilaporkan Harian China Global Times, Rabu (10/7/2022).
Diketahui, Pelosi melakukan perjalanan singkat ke pulau yang memiliki pemerintahan sendiri itu pekan lalu. Itu merupakan kunjungan pertama yang dilakukan dalam 25 tahun terakhir oleh seorang ketua DPR AS yang sedang menjabat.
Dia tetap mengunjungi Taiwan meskipun ada peringatan dari Beijing bahwa pulau itu merupakan provinsi yang memisahkan diri dan kunjungannya akan melanggar Kebijakan Satu China. Segera setelah Pelosi meninggalkan Taipei, Beijing meluncurkan latihan militer besar-besaran, Kamis lalu (4/8/2022) yang dijadwalkan berakhir padaAhad (7/8/2022).
Komando Palagan Timur Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) mengatakan mereka berhasil menyelesaikan berbagai misi selama latihan baru-baru ini di sekitar pulau Taiwan. Bahkan, secara efektif menguji kapasitas tempur operasi gabungan pasukan.
Baca Juga:China Perluas Latihan Militer di Selat Taiwan, Joe Biden Was-Was
Meski begitu, PLA menambahkan China akan bekerja dengan sangat tulus untuk mencapai penyatuan yang damai. "Komando akan secara teratur mengatur patroli kesiapan tempur di Selat Taiwan," kata komando PLA seperti yang dilaporkan Harian China Global Times, Rabu (10/7/2022).
Diketahui, Pelosi melakukan perjalanan singkat ke pulau yang memiliki pemerintahan sendiri itu pekan lalu. Itu merupakan kunjungan pertama yang dilakukan dalam 25 tahun terakhir oleh seorang ketua DPR AS yang sedang menjabat.
Dia tetap mengunjungi Taiwan meskipun ada peringatan dari Beijing bahwa pulau itu merupakan provinsi yang memisahkan diri dan kunjungannya akan melanggar Kebijakan Satu China. Segera setelah Pelosi meninggalkan Taipei, Beijing meluncurkan latihan militer besar-besaran, Kamis lalu (4/8/2022) yang dijadwalkan berakhir padaAhad (7/8/2022).