Muslim Life Fest Bakal Punya Pasar seperti di Zaman Rasulullah
Fifiyanti Abdurahman
Kamis, 11 Agustus 2022 - 18:00 WIB
Ilustrasi pasar. (Foto: Istimewa).
Muslim Life Fest bakal mempunyai pasar seperti di zaman Rasulullah. Ini menjadi keinginan Direktur PT Lima Event Indonesia (Lima Events) Deddy Andu.
"Pengennya sih menciptakan pasar khusus seperti zamannya Nabi SAW," ujar Deddy Andu kepada awak media di Hotel Alia Jakarta, Kamis (11/8/2022).
Maka itu, lanjut dia Muslim Life Fest lebih banyak mengadakan acara pameran dari berbagai produk halal Indonesia seperti modest fashion, Islamic education, hobbies and communities, Islamic book dan lainnya.
"Namanya juga festival pasti banyak acaranya, jadi kami kepengen di festival ini lebih banyak acara pameran dan literasinya kemudian acara buat kumpul keluarga bertemu teman dan lainnya sehingga menjadi sesuatu dan mendapat ilmu yang bermanfaat. Terlepas dari itu semua, inti dari keinginan saya sih pengen menciptakan pasar khusus seperti zamannya Nabi SAW," ujar dia.
Baca Juga: KNEKS: Muslim Life Fest Tingkatkan Kesadaran Gaya Hidup Halal
Terkait kajian, Deddy Andu mengaku akan tetap ada namun tidak menjadi prioritas. Selain untuk meminimalisir terjadi kejadian seperti Muslim Life Fest di Istora Maret lalu yang terdapat beberapa tidak berjalan, ia berkata hal tersebut juga memang bukan inti dari kegiatan.
"Kajian hanya menjadi serangkain acara pelengkapn, tetapi fokus kami hanya pameran dan bagaimana membuatnya ramai sehingga banyak UMKM yang terbant. Jadi kalau tidak ada kajian tidak masalah transaksi akan terjadi. Meskipun begitu kajian tetap ada tapi namanya lebih tepatnya Talk Show," pungkasnya.
"Pengennya sih menciptakan pasar khusus seperti zamannya Nabi SAW," ujar Deddy Andu kepada awak media di Hotel Alia Jakarta, Kamis (11/8/2022).
Maka itu, lanjut dia Muslim Life Fest lebih banyak mengadakan acara pameran dari berbagai produk halal Indonesia seperti modest fashion, Islamic education, hobbies and communities, Islamic book dan lainnya.
"Namanya juga festival pasti banyak acaranya, jadi kami kepengen di festival ini lebih banyak acara pameran dan literasinya kemudian acara buat kumpul keluarga bertemu teman dan lainnya sehingga menjadi sesuatu dan mendapat ilmu yang bermanfaat. Terlepas dari itu semua, inti dari keinginan saya sih pengen menciptakan pasar khusus seperti zamannya Nabi SAW," ujar dia.
Baca Juga: KNEKS: Muslim Life Fest Tingkatkan Kesadaran Gaya Hidup Halal
Terkait kajian, Deddy Andu mengaku akan tetap ada namun tidak menjadi prioritas. Selain untuk meminimalisir terjadi kejadian seperti Muslim Life Fest di Istora Maret lalu yang terdapat beberapa tidak berjalan, ia berkata hal tersebut juga memang bukan inti dari kegiatan.
"Kajian hanya menjadi serangkain acara pelengkapn, tetapi fokus kami hanya pameran dan bagaimana membuatnya ramai sehingga banyak UMKM yang terbant. Jadi kalau tidak ada kajian tidak masalah transaksi akan terjadi. Meskipun begitu kajian tetap ada tapi namanya lebih tepatnya Talk Show," pungkasnya.