Dzikir jadi Bekal Andrika Fathir Rachman Mengawal Gawang Timnas Indonesia U-16
Arif purniawan
Kamis, 11 Agustus 2022 - 20:27 WIB
Pelatih kiper Timnas Indonesia U-16 Marcus Horison memeluk penjaga gawang Garuda Muda Andrika Fathir Rachman (foto: pssi)
Penjaga Gawang Timnas Indonesia U-16 Andrika Fathir Rachman mengaku terus melakukan dzikir sebelum dan sesudah pertandingan di Piala AFF U-16.
Menurutnya, dengan berdzikir dirinya lebih tenang dalam mengawal gawang Timnas Indonesia U-16.
"Seperti pesan orang tua saya, saya diminta untuk terus berdzikir. Karena dengan berdzikir akan dimudahkan rejeki oleh Allah SWT," ujar Andrika Fathir Rachmad dalam konferensi pers usai pertandingan melawan Myanmar, Rabu (10/8/2022) malam.
Baca juga:Menang Adu Penalti 5-4 atas Myanmar, Timnas Indonesia U-16 Tembus Final
Jajaran pelatih Timnas Indonesia U-16 juga meminta kepada seluruh pemain untuk terus berdoa dan berdzikir agar dimudahkan jalannya. Buktinya, hingga mencapai Final Piala AFF U-16, Garuda Muda hingga saat ini belum terkalahkan.
Dalam pertandingan melawan Myanmar, Andrika sebenarnya sempat membuat kesalahan kecil ketika gagal mengantisipasi bola atas yang dikirimkan pemain lawan.
Kurangnya komunikasi dengan pemain belakang, membuat bola yang ditepis Andrika justru mengarah ke kaki lawan. Sepakan bola pemain Myanmar langsung berujung gol dan membuat Timnas Indonesia U-16 tertinggal di babak kedua.
Menurutnya, dengan berdzikir dirinya lebih tenang dalam mengawal gawang Timnas Indonesia U-16.
"Seperti pesan orang tua saya, saya diminta untuk terus berdzikir. Karena dengan berdzikir akan dimudahkan rejeki oleh Allah SWT," ujar Andrika Fathir Rachmad dalam konferensi pers usai pertandingan melawan Myanmar, Rabu (10/8/2022) malam.
Baca juga:Menang Adu Penalti 5-4 atas Myanmar, Timnas Indonesia U-16 Tembus Final
Jajaran pelatih Timnas Indonesia U-16 juga meminta kepada seluruh pemain untuk terus berdoa dan berdzikir agar dimudahkan jalannya. Buktinya, hingga mencapai Final Piala AFF U-16, Garuda Muda hingga saat ini belum terkalahkan.
Dalam pertandingan melawan Myanmar, Andrika sebenarnya sempat membuat kesalahan kecil ketika gagal mengantisipasi bola atas yang dikirimkan pemain lawan.
Kurangnya komunikasi dengan pemain belakang, membuat bola yang ditepis Andrika justru mengarah ke kaki lawan. Sepakan bola pemain Myanmar langsung berujung gol dan membuat Timnas Indonesia U-16 tertinggal di babak kedua.