11.405 Anak Ditinggal Orang Tua akibat Covid-19, UMSurabaya Siapkan Beasiswa
Sofian dwi
Selasa, 10 Agustus 2021 - 22:05 WIB
Mahasiswa UMSurabaya. (foto: humas UMSurabaya)
Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya) menyediakan beasiswa untuk anak yatim, piatu dan yatim piatu yang kehilangan orang tuanya karena terpapar Covid-19.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Inovasi dan SDM UMSurabaya Ma’ruf Sya’ban mengatakan dari data Kementerian Sosial tercatat sebanyak 11.405 anak yang orang tuanya meninggal karena terpapar Covid-19.
"Anak-anak adalah aset bangsa. Oleh sebab itu, UMSurabaya menyediakan beasiswa bagi anak-anak lulus SMA yang ditinggal oleh orang tuanya. Kami beri nama beasiswa tersebut Beasiswa Insan Berdaya," ujarnya.
Dia berharap beasiswa tersebut dapat memberikan jalan bagi anak-anak tersebut untuk menjadi generasi yang mandiri dan bermartabat.
Ma’ruf menjelaskan mahasiswa yang diterima dengan beasiswa ini akan dibebaskan dari uang gedung dan dana pendidikan dari awal hingga mereka lulus.
Kebijakan ini diberikan agar mahasiswa tidak perlu memikirkan biaya kuliah dan hanya fokus untuk belajar.
Kepala Lembaga Informasi dan Penerimaan Mahasiswa Baru (LIPMB) Radius Setiyawan menjelaskan secara detail proses penerimaan mahasiswa dengan program ini hampir sama seperti 12 program unggulan UMSurabaya sebelumnya.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Inovasi dan SDM UMSurabaya Ma’ruf Sya’ban mengatakan dari data Kementerian Sosial tercatat sebanyak 11.405 anak yang orang tuanya meninggal karena terpapar Covid-19.
"Anak-anak adalah aset bangsa. Oleh sebab itu, UMSurabaya menyediakan beasiswa bagi anak-anak lulus SMA yang ditinggal oleh orang tuanya. Kami beri nama beasiswa tersebut Beasiswa Insan Berdaya," ujarnya.
Dia berharap beasiswa tersebut dapat memberikan jalan bagi anak-anak tersebut untuk menjadi generasi yang mandiri dan bermartabat.
Ma’ruf menjelaskan mahasiswa yang diterima dengan beasiswa ini akan dibebaskan dari uang gedung dan dana pendidikan dari awal hingga mereka lulus.
Kebijakan ini diberikan agar mahasiswa tidak perlu memikirkan biaya kuliah dan hanya fokus untuk belajar.
Kepala Lembaga Informasi dan Penerimaan Mahasiswa Baru (LIPMB) Radius Setiyawan menjelaskan secara detail proses penerimaan mahasiswa dengan program ini hampir sama seperti 12 program unggulan UMSurabaya sebelumnya.