Raja Dangdut Rhoma Irama Apresiasi Dangdut Koplo Masuk Istana
Fajar adhitya
Senin, 22 Agustus 2022 - 11:27 WIB
Rhoma Irama (foto: LANGIT7.ID/Mahmuda Attar)
Raja Dangdut Rhoma Irama turut menanggapi dangdut koplo masuk Istana Negara. Pada peringatan HUT Kemerdekaan ke-77 RI, penyanyi cilik Farel Prayoga menggoyang Istana dengan lagu Ojo Dibandingke.
Menurut Rhoma, masuknya dangdut koplo ke Istana Negara menyiratkan bahwa musik dangdut semakin dinikmati berbagai kalangan. Hal ini juga menunjukkan dampak positif perkembangan musik Indonesia.
“Alhamdulillah berbagai jenis musik di Indonesia sekarang menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” kata Rhoma saat berbincang dengan Langit7.id di studio rekaman Soneta Record, Depok, Jawa Barat, Jumat (19/8/2022).
Baca Juga: Farel Prayoga Goyang Istana Merdeka dengan Lagu Ojo Dibandingke
Rhoma mengatakan, saat masih meniti karir sebagai musisi, lagu dangdut atau lagu-lagu lokal sering dipandang sebelah mata. Penikmat musik saat itu lebih senang mendengarkan “musik-musik impor” dari Eropa.
“Tapi sekarang berbagai macam genre musik eksis di Indonesia, dan itu suatu rahmat yang bagus. Dan ini yang harus kita jaga supaya bagaimana musik Indonesia tetap menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” kata musisi yang populer dengan gitar Steinberger GM1T ini.
Menurut Rhoma, masuknya dangdut koplo ke Istana Negara menyiratkan bahwa musik dangdut semakin dinikmati berbagai kalangan. Hal ini juga menunjukkan dampak positif perkembangan musik Indonesia.
“Alhamdulillah berbagai jenis musik di Indonesia sekarang menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” kata Rhoma saat berbincang dengan Langit7.id di studio rekaman Soneta Record, Depok, Jawa Barat, Jumat (19/8/2022).
Baca Juga: Farel Prayoga Goyang Istana Merdeka dengan Lagu Ojo Dibandingke
Rhoma mengatakan, saat masih meniti karir sebagai musisi, lagu dangdut atau lagu-lagu lokal sering dipandang sebelah mata. Penikmat musik saat itu lebih senang mendengarkan “musik-musik impor” dari Eropa.
“Tapi sekarang berbagai macam genre musik eksis di Indonesia, dan itu suatu rahmat yang bagus. Dan ini yang harus kita jaga supaya bagaimana musik Indonesia tetap menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” kata musisi yang populer dengan gitar Steinberger GM1T ini.