home masjid

Pertahankan Arsitektur, Lima Masjid Bersejarah di Mekkah Segera Direnovasi

Senin, 29 Agustus 2022 - 13:01 WIB
Salah satu masjid yang akan direnovasi sebagai bagian dari proyek Pengembangan Masjid Bersejarah Arab Saudi. Foto: Istimewa.
Proyek Pengembangan Masjid Bersejarah Arab Saudi memasuki fase kedua yang mencakup lima masjid di wilayah Mekkah. Tujuan dari proyek Pangeran Mohammed Bin Salman ini adalah untuk melindungi dan merenovasi bangunan bersejarah.

Di samping itu, pengembangan masjid juga untuk memperpanjang usia dan mempertahankan arsitektur mereka yang dipengaruhi oleh perubahan iklim selama ini.

Baca juga: Tentram dan Damai, Begini Suasana Masjid-masjid di Pedesaan

Masjid pertama yang dikembangkan di fase kedua proyek ini adalah Masjid Al-Baiah yang dibangun oleh Khalifah Abbasiyah Abu Jafar Al-Mansour dekat Jamrat Al-Aqaba diMina.

Masjid Al Baiah kaya akan nilai sejarah sehingga membutuhkan metode tepat untuk renovasi dan pengembangannya. Luas masjid setelah renovasi akan tetap sama yaitu 457,56 meter persegi dengan kapasitas 68 jamaah.

Proyek ini juga akan mengembangkan dua masjid di Kegubernuran Jeddah, yaitu Masjid Abu Inbeh di Harat Al-Sham. Dibangun lebih dari 900 tahun lalu, di mana area pra-renovasi mencapai 339,98 meter persegi dan area pasca-renovasi mencapai 335,31 meter persegi dengan kapasitas 357 jamaah. Lebih sedikit dari kapasitas sebelum renovasi, sekitar 360 jamaah.

Adapun Masjid Al-Khadr di Jalan Al-Thahab di lingkungan Al-Balad, yang berjarak sekitar 66 kilometer dari Masjidil Haram di Mekkah, dibangun sekitar 700 tahun yang lalu. Area pasca renovasi akan berdiri di 355,09 meter persegi dengan kapasitas sekitar 355 jamaah.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
arsitektur masjid sejarah masjid arab saudi mekkah
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya