LANGIT7.ID - , Jakarta - Proyek Pengembangan
Masjid Bersejarah Arab Saudi memasuki fase kedua yang mencakup lima masjid di wilayah Mekkah. Tujuan dari proyek Pangeran Mohammed Bin Salman ini adalah untuk melindungi dan
merenovasi bangunan bersejarah.
Di samping itu, pengembangan masjid juga untuk memperpanjang usia dan mempertahankan
arsitektur mereka yang dipengaruhi oleh perubahan iklim selama ini.
Baca juga: Tentram dan Damai, Begini Suasana Masjid-masjid di PedesaanMasjid pertama yang dikembangkan di fase kedua proyek ini adalah Masjid Al-Baiah yang dibangun oleh Khalifah Abbasiyah Abu Jafar Al-Mansour dekat Jamrat Al-Aqaba di
Mina.
Masjid Al Baiah kaya akan nilai sejarah sehingga membutuhkan metode tepat untuk renovasi dan pengembangannya. Luas masjid setelah renovasi akan tetap sama yaitu 457,56 meter persegi dengan kapasitas 68 jamaah.
Proyek ini juga akan mengembangkan dua masjid di Kegubernuran Jeddah, yaitu Masjid Abu Inbeh di Harat Al-Sham. Dibangun lebih dari 900 tahun lalu, di mana area pra-renovasi mencapai 339,98 meter persegi dan area pasca-renovasi mencapai 335,31 meter persegi dengan kapasitas 357 jamaah. Lebih sedikit dari kapasitas sebelum renovasi, sekitar 360 jamaah.
Adapun Masjid Al-Khadr di Jalan Al-Thahab di lingkungan Al-Balad, yang berjarak sekitar 66 kilometer dari
Masjidil Haram di Mekkah, dibangun sekitar 700 tahun yang lalu. Area pasca renovasi akan berdiri di 355,09 meter persegi dengan kapasitas sekitar 355 jamaah.
Baca juga: Maba UIN Jember Joget Ojo Dibandingke di Masjid, Ini Klarifikasi Pihak KampusMasjid Al-Fath di Kegubernuran Al-Jamoum juga merupakan bagian dari masjid-masjid yang diproyeksikan selama proyek tersebut, dan diharapkan Nabi Muhammad (saw) salat di masjid tersebut pada tahun (penaklukan) Al-Fath.
Masjid ini terbengkalai, hancur dan rusak selama berabad-abad hingga direnovasi pada 1419 Hijriah, dan luasnya diperkirakan meningkat dari 455,77 meter persegi menjadi 553,50 meter persegi dan kapasitasnya juga akan meningkat dari 218 menjadi 333 jamaah.
Di pusat Thaqif di Al-Taif, Masjid Al-Jubail, yang dibangun lebih dari 300 tahun yang lalu, juga menjadi bagian pengembangan. Area pasca renovasinya akan mencapai 310 meter persegi dengan kapasitas tetap sama pada 45 jemaah.
Sebanyak 30 masjid akan dimasukkan dalam tahap kedua Proyek Pangeran Mohammed Bin Salman untuk Mengembangkan Masjid Bersejarah yang mencakup seluruh wilayah Arab Saudi.
Baca juga: Masjid Berpotensi Jadi Pusat Pemberdayaan Ekonomi UmatMasjid-masjid ini akan dikembangkan sesuai dengan mekanisme modern yang menjamin kualitas material dan desain arsitektur yang baik setelah melakukan penilaian yang akurat tentang sejarah, karakteristik dan fitur dari setiap masjid. (Sumber: Saudi Gazette).
(est)