LANGIT7.ID, Jakarta - Masjid merupakan tempat ibadah umat Muslim, yang kerap dijadikan lokasi untuk sejumlah kegiatan keagamaan. Salah satunya untuk memberdayakan ekonomi umat muslim.
Anggota Tim Pokja Moderasi Beragama Kementerian Agama, Alissa Wahid mengatakan masjid berpotensi besar besar untuk menjadi pusat pemberdayaan ekonomi umat.
"Masjid berpotensi menjadi pusat sumber daya dan ekonomi keagamaan. Masjid bisa mengambil peran untuk menjadi pusat pengumpulan dana sosial yang manfaatnya dikembalikan kepada umat atau masyarakat di sekitar masjid," kata Alissa dalam keterangan tertulis, dikutip
Langit7.id dari Antara, Jumat (26/8/2022).
Apabila mengacu pada regulasi dan ketentuan yang berlaku, masjid bisa menjadi tempat penyaluran dana sosial maupun keagamaan karena pengumpulannya bisa dilakukan di tempat lain.
Baca Juga: 5 Cara Biasakan Anak ke Masjid, Awali Ajak Mereka Salat JumatMenurut Alissa, potensi pengumpulan dana sosial di masjid sangat besar. Diketahui, masyarakat Indonesia dikenal paling dermawan karena suka menyumbang. Ini terbukti Tanah Air sebagai negara paling nomor satu di World Giving Index sedunia.
"Bagaimana kalau masjid-masjid ini menjadi pusat pengumpulan dan penyaluran dana sosial keagamaan yang dapat dipercaya, akuntabel, sehingga warga ketika nyumbang tidak perlu ke tempat lain. Cukup ke masjid di sekitar dia tinggal," katanya.
Oleh karena itu Alissa meyakini, jika masjid siap untuk mengelola dana sosial atau keagamaan, masalah yang menimpa lembaga filantropi sosial, Aksi Cepat Tanggap (ACT) beberapa waktu lalu tak akan terjadi. "Kita tidak akan mengalami situasi-situasi seperti kemarin dalam kasus ACT," kata dia.
Alissa berharap melalui revitalisasi peran dan ekosistem dalam pembinaan umat, masjid dapat berperan meningkatkan kualitas kehidupan umat beragama, mewujudkan Islam yang rahmatan lil alamin, dan pemberdayaan ekonomi.
Baca Juga: Kisah Sahabat Nabi yang Membeli Sumur dari Orang Yahudi"Kita berharap rumah-rumah ibadah kita menjadi pusat pembinaan umat yang wasatiah atau dalam bahasa kita Islam yang moderat," ucap Alissa.
Alissa turut mendukung penguatan fungsi masjid sebagai pusat pembinaan umat. Masjid harus menjadi ruang untuk memperkuat kerukunan umat beragama yang mengajarkan toleransi, cinta Tanah Air, dan anti kekerasan.
(zhd)