Strategi Baru Kementerian Agama Perkuat Peran Alumni Pesantren Melalui Program Transmigrasi Khusus
tim langit 7Senin, 02 Februari 2026 - 10:20 WIB
LANGIT7.ID-Jakarta; Penyebaran nilai Islam rahmatan lil alamin ke berbagai wilayah di Indonesia akan diperkuat melalui program transmigrasi bagi keluarga muda dan alumni pondok pesantren. Agenda ini merupakan hasil kolaborasi antara Komisi Pesantren Majelis Ulama Indonesia (MUI) dengan Kementerian Agama RI.
Ketua Komisi Pesantren MUI, Basnang Said, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan strategi penting untuk membawa pesan damai Islam ke seluruh penjuru negeri. Ia menekankan perlunya dukungan bagi generasi muda pesantren dalam program perpindahan penduduk tersebut.
"Ke depannya penting kita menggalakkan transmigrasi bagi keluarga muda dan alumni pondok pesantren untuk membawa nilai-nilai Islam rahmatan lil alamin seantero nusantara," kata Basnang Said dilansir dari situs MUI, Senin (2/2/2026).
Selain fokus pada distribusi kader melalui transmigrasi, Basnang menyatakan bahwa Komisi Pesantren MUI akan mengoptimalkan tiga fungsi utama pesantren, yaitu pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan ekonomi. Sektor pendidikan akan mencakup penguatan pada model formal, non-formal, serta pendidikan yang terintegrasi dengan kurikulum umum.
Basnang yang juga menjabat sebagai Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama RI tersebut berkomitmen untuk memperkokoh satuan pendidikan di pesantren. Fokus utamanya terletak pada pembenahan tata kelola dan manajemen institusi.
Pada aspek dakwah, program ini diarahkan untuk mencetak lebih banyak kader dai dari kalangan pesantren. Sementara untuk sektor ekonomi, MUI berupaya menciptakan kemandirian melalui program inkubasi bisnis.
"Dalam rangka menguatkan ekonomi di pondok pesantren kita akan wujudkan program kemandirian pesantren melalui inkubasi bisnis pesantren," tegasnya.
Guna mendukung keberlanjutan ekonomi tersebut, MUI berencana menjajaki sumber pendanaan yang berasal dari Kementerian Agama maupun dana CSR dari perusahaan BUMN.
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.