home global news

Politik di Mata Gus Baha, Seni Mengelola Kepercayaan Publik

Kamis, 12 Agustus 2021 - 12:01 WIB
Ilustrasi kepercayaan publik. Foto: Langit7.id/ iStock
Pemikiran ulama Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha yang memiliki perspektif positif terhadap proses politik di Indonesia. Gus Baha menyampaikan, politik merupakan seni mengelola kepercayaan publik. Sekarang, produk-produk politik lebih baik dibandingkan dengan zaman kerajaan dahulu, yaitu raja-raja saling berperang untuk mendapatkan kekuasaan hingga pertumpahan darah tidak terelakkan.

Masih menurut Gus Baha, apabila politik tidak dijalankan dengan amanah, maka yang timbul adalah rasa saling menyalahkan dan curiga sehingga berimplikasi pada keterpurukan suatu bangsa. Karena itu, Gus Baha menilai sangat penting agar Indonesia tidak menjadi bangsa yang hanya bisa saling menyalahkan sehingga politik kembali ke kemaslahatan publik. Kalau proses politik tidak dianggap lebih baik atau membaik sekarang ini, semua orang akan merasa salah terus dan akan saling menyalahkan.

Pesan-pesan Gus Baha tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua MPR RI Ahmad Muzani usai bersilaturahim ke kediaman Gus Baha di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an LP3IA, Rembang, Jawa Tengah, Selasa (11/8/2021). Muzani mengaku ingin mengaji langsung kepada Pengasuh Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an itu karena menguasai kitab-kitab klasik yang ditulis dari ulama-ulama Nusantara.

"Istilahnya kamu punya kamar seribu, yang dipakai tidur cuma satu kamar, kalau punya beras satu ton, yang kamu makan hanya satu liter. Artinya apa, artinya kebutuhannya adalah sama-sama satu piring," kata Muzani yang mengutip pesan Gus Baha dalam siaran persnya, Kamis (12/8/2021).

Muzani sangat terinspirasi dari petuah-petuah Gus Baha tentang politik di Tanah Air. Gus Baha memang selalu memiliki perspektif berbeda dari yang lain. Di tengah perbadaan pun, Gus Baha selalu pandai memetik hikmah dan menjadi inspirasi yang menyejukkan ummat. Di mata Gus Baha, tak ada orang yang layak dimusuhi.

"Pesan Gus Baha sangat baik, memberikan pencerahan kepada kita semua sehingga dalam berpolitik, orang-orang yang terlibat di dalamnya menekankan pada prinsip bahwa politik adalah seni untuk memperjuangkan kepentingan rakyat," kata Muzani yang juga Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra.

Muzani mengatakan partainya menjalankan amanat rakyat dengan enjoy, serius, dan amanah agar sampai pada tujuan, yaitu kemaslahatan rakyat. "Sehingga dalam berpolitik, orang-orang yang terlibat di dalamnya menekankan pada prinsip bahwa politik adalah seni untuk memperjuangkan kepentingan rakyat sehingga prosesnya semua menjadi enjoy", ujarnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
ulama politik gus baha partai politik ahmad muzani
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya