Ulama kharismatik asal Rembang, KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau akrab disapa Gus Baha, memberikan catatan, masukan, sekaligus koreksi pada Al-Quran dan Tafsirnya terbitan Kementerian Agama (Kemenag).
Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha) menjelaskan, keamanan dalam proses haji merupakan hal penting.
Ustadz Adi Hidayat dan Gus Baha: dua ulama berbeda gaya, sama-sama mencerahkan. Simak perbandingan dakwah modern dan tradisional yang menginspirasi umat Islam Indonesia.
Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha) menyarankan zakat fitrah untuk diberikan kepada kerabat dekat secara langsung
Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha) menyebut, semua umat Islam berpotensi mendapatkan lailatul qadar
KH Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha) punya kebiasaan sendiri ketika buka puasa di keluarga dan pesantrennya. Tradisi itu adalah membebaskan untuk memilih makanan
Gus Baha membongkar kesalahpahaman tentang NU-rukyat dan Muhammadiyah-hisab. Kedua metode penentuan awal bulan ini sama pentingnya dalam Islam, didukung dalil Al-Quran dan tradisi ulama. Simak penjelasan lengkap dari pengasuh Ponpes Rembang ini.
Ruwahan merupakan tradisi kebudayaan Jawa untuk mendoakan orang yang telah meninggal dunia. Sedangkan nyadran adalah rangkaian budayanya, mulai dari pembersihan makam leluhur, tabur bunga, dan kenduri.
Pengasuh Pesantren Tahfidz Qur'an LP3IA Narukan, Rembang, KH Ahmad Bahauddin atau Gus Baha menyarankan umat muslim ketika dzikir kepada Allah untuk tidak terlalu keras