UAS: Artis Hijrah Sebaiknya Jangan Tinggalkan Dunia Selebritas
Fajar adhitya
Rabu, 31 Agustus 2022 - 20:31 WIB
Rhoma Irama mewawancarai Ustadz Abdul Shomad. (Foto: Ahmad Jilul/Langit7.id)
Ustadz Abdul Somad (UAS) mengomentari fenomena artis hijrah tinggalkan dunia selebritas, terutama musisi yang meninggalkan dunia musik. Menurutnya, sikap tersebut kurang tepat.
UAS mengatakan, artis yang hijrah semestinya tidak meninggalkan keterampilannya dalam dunia hiburan. Pemusik misalnya.
“Artis kalau hijrah meninggalkan musik, padahal mestinya khiyarukum fil jahiliyyah, khiyarukum fil Islam (yang terbaik ketika masa jahiliyah, menjadi yang terbaik di masa Islam),” kata UAS saat berbincang dengan Rhoma Irama dalam sesi rekaman Podcast Bisikan Rhoma di Soneta Record, Depok, Jawa Barat beberapa waktu lalu.
Baca juga:Melihat Aktivitas Komunitas Hijrah Selebritas di Tengah Pandemi
Menurut UAS, penyanyi atau yang hijrah harus tetap berkarya dan tidak meninggalkan dunia musik. Para musisi hijrah tetap harus berkarya, tapi kali ini karya yang bersentuhan dengan dakwah.
“Jadi mestinya ketika sebelum hijrah dia pemusik, setelah hijrah dia mesti bermusik juga, cuma musiknya yang berubah, berdakwah. Jadi bukan meninggalkan,” kata UAS.
UAS mencontohkan sosok sahabat Rasulullah, Khalid bin Walid, seorang panglima perang ketika kafir dan tetap menjadi panglima saat memeluk Islam. Karenanya, UAS mendorong para selebritas yang hijrah tetap berkarya sekaligus berdakwah.
UAS mengatakan, artis yang hijrah semestinya tidak meninggalkan keterampilannya dalam dunia hiburan. Pemusik misalnya.
“Artis kalau hijrah meninggalkan musik, padahal mestinya khiyarukum fil jahiliyyah, khiyarukum fil Islam (yang terbaik ketika masa jahiliyah, menjadi yang terbaik di masa Islam),” kata UAS saat berbincang dengan Rhoma Irama dalam sesi rekaman Podcast Bisikan Rhoma di Soneta Record, Depok, Jawa Barat beberapa waktu lalu.
Baca juga:Melihat Aktivitas Komunitas Hijrah Selebritas di Tengah Pandemi
Menurut UAS, penyanyi atau yang hijrah harus tetap berkarya dan tidak meninggalkan dunia musik. Para musisi hijrah tetap harus berkarya, tapi kali ini karya yang bersentuhan dengan dakwah.
“Jadi mestinya ketika sebelum hijrah dia pemusik, setelah hijrah dia mesti bermusik juga, cuma musiknya yang berubah, berdakwah. Jadi bukan meninggalkan,” kata UAS.
UAS mencontohkan sosok sahabat Rasulullah, Khalid bin Walid, seorang panglima perang ketika kafir dan tetap menjadi panglima saat memeluk Islam. Karenanya, UAS mendorong para selebritas yang hijrah tetap berkarya sekaligus berdakwah.