Bertemu Angkatan Muda Muhammadiyah, Kapolri Paparkan 3 Kekuatan Indonesia
Andi Muhammad
Kamis, 08 September 2022 - 20:00 WIB
Bertemu Angkatan Muda Muhammadiyah, Kapolri Paparkan 3 Kekuatan Indonesia. Foto: Humas Polri.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri acara Konsolidasi Kebangsaan Angkatan Muda Muhammadiyah bertajuk 'Mewujudkan Situasi Kebangsaan yang Damai, Tenang, dan Aman' di Malang, Jawa Timur.
Dalam kesempatan tersebut, Sigit memaparkan soal tiga kekuatan besar yang dimiliki oleh negara Indonesia. Yakni, kepemimpinan Indonesia di dunia, memanfaatkan kekayaan alam Indonesia, dan persatuan serta kesatuan rakyat Indonesia.
Sigit menyampaikan pentingnya menjaga rasa persatuan dan kesatuan dari seluruh elemen bangsa Indonesia untuk tetap menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban serta tenang, aman dan damai. Sebagaimana dengan tema kegiatan konsolidasi yang digelar oleh Angkatan Muda Muhammadiyah.
"Jadi yang namanya persatuan, kesatuan, Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika itu tentunya harus menjadi napas di dalam hidup kita sehari-hari, tertanam di dalam jiwa sanubari kita dan itu tidak boleh tergantikan," kata Sigit dalam keterangannya, dikutip Kamis (8/9/2022).
Baca Juga:Kapolri Gelorakan Semangat Persatuan di Acara Kirab Merah Putih
Untuk tetap dalam koridor persatuan dan kesatuan, Sigit mengajak bersama Muhammadiyah serta elemen lainnya dalam rangka melakukan moderasi beragama. Ia mengatakan Polri melakukan berbagai macam upaya termasuk melakukan moderasi beragama.
"Karena itu, saya harapkan peran Muhammadiyah maupun Angkatan Muda Muhammadiyah, dan seluruh elemen bangsa lainnya untuk membantu dalam menyebarluaskan moderasi beragama dan toleransi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," ujar Sigit.
Dalam kesempatan tersebut, Sigit memaparkan soal tiga kekuatan besar yang dimiliki oleh negara Indonesia. Yakni, kepemimpinan Indonesia di dunia, memanfaatkan kekayaan alam Indonesia, dan persatuan serta kesatuan rakyat Indonesia.
Sigit menyampaikan pentingnya menjaga rasa persatuan dan kesatuan dari seluruh elemen bangsa Indonesia untuk tetap menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban serta tenang, aman dan damai. Sebagaimana dengan tema kegiatan konsolidasi yang digelar oleh Angkatan Muda Muhammadiyah.
"Jadi yang namanya persatuan, kesatuan, Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika itu tentunya harus menjadi napas di dalam hidup kita sehari-hari, tertanam di dalam jiwa sanubari kita dan itu tidak boleh tergantikan," kata Sigit dalam keterangannya, dikutip Kamis (8/9/2022).
Baca Juga:Kapolri Gelorakan Semangat Persatuan di Acara Kirab Merah Putih
Untuk tetap dalam koridor persatuan dan kesatuan, Sigit mengajak bersama Muhammadiyah serta elemen lainnya dalam rangka melakukan moderasi beragama. Ia mengatakan Polri melakukan berbagai macam upaya termasuk melakukan moderasi beragama.
"Karena itu, saya harapkan peran Muhammadiyah maupun Angkatan Muda Muhammadiyah, dan seluruh elemen bangsa lainnya untuk membantu dalam menyebarluaskan moderasi beragama dan toleransi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," ujar Sigit.