Ma'ruf Amin Dorong Negara G20 Wujudkan Dunia Kerja Inklusif
Hasanah syakim
Rabu, 14 September 2022 - 20:27 WIB
Wakil Presiden Republik Indonesia Maruf Amin (foto: setneg)
Wakil Presiden RI (Wapres) KH Ma'ruf Amin mendorong kerja sama antarnegara guna mewujudkan dunia kerja baru yang inlusif, berkelanjutan dan memiliki resiliensi di tengah krisis ekonomi, pangan, dan perubahan iklim yang melanda dunia.
Menurut Ma'ruf Amin, isu ketenagakerjaan menjadi isu sentral, dan Organisasi Perburuhan Internasional memproyeksikan tingkat pengangguran global bisa mencapai 207 juta orang pada tahun 2022 atau bertambah 21 juta dibandingkan tahun 2019.
"Tujuan tersebut dapat tercapai bila pemulihan dunia kerja berorientasi pada manusia atau pekerja. Sehingga pemerintah di negara-negara anggota G20 pertama agar menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan aman bagi pekerja," kata Ma'ruf Amin dalam keterangannya Rabu (14/9/2022).
Baca juga:Maruf Amin Pastikan Jaminan Perlindungan Sosial ke Pekerja Terdampak Covid-19 Terpenuhi
Ma'ruf Amin menyampaikan, di Indonesia pihaknya terus mengupayakan pemenuhan hak-hak pekerja penyandang disabilitas, antara lain dengan menyediakan infrastruktur inklusif. Kemudian juga berusaha untuk terus meningkatkan akses pendidikan secara inklusif bagi pekerja.
"Kedua, pemerintah diharapkan dapat memperkuat perlindungan sosial bagi pekerja yang terdampak pandemi dengan memastikan terpenuhinya hak-hak pekerja yang adaptif," tambahnya.
“Di Indonesia, hal ini menjadi bagian dari Program Pemulihan Ekonomi Nasional, berupa Program Bantuan Subsidi Upah, Program Kartu Pra-Kerja, Program Bantuan Produktif Usaha Mikro, dan Program Padat Karya di Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah,” terangnya.
Menurut Ma'ruf Amin, isu ketenagakerjaan menjadi isu sentral, dan Organisasi Perburuhan Internasional memproyeksikan tingkat pengangguran global bisa mencapai 207 juta orang pada tahun 2022 atau bertambah 21 juta dibandingkan tahun 2019.
"Tujuan tersebut dapat tercapai bila pemulihan dunia kerja berorientasi pada manusia atau pekerja. Sehingga pemerintah di negara-negara anggota G20 pertama agar menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan aman bagi pekerja," kata Ma'ruf Amin dalam keterangannya Rabu (14/9/2022).
Baca juga:Maruf Amin Pastikan Jaminan Perlindungan Sosial ke Pekerja Terdampak Covid-19 Terpenuhi
Ma'ruf Amin menyampaikan, di Indonesia pihaknya terus mengupayakan pemenuhan hak-hak pekerja penyandang disabilitas, antara lain dengan menyediakan infrastruktur inklusif. Kemudian juga berusaha untuk terus meningkatkan akses pendidikan secara inklusif bagi pekerja.
"Kedua, pemerintah diharapkan dapat memperkuat perlindungan sosial bagi pekerja yang terdampak pandemi dengan memastikan terpenuhinya hak-hak pekerja yang adaptif," tambahnya.
“Di Indonesia, hal ini menjadi bagian dari Program Pemulihan Ekonomi Nasional, berupa Program Bantuan Subsidi Upah, Program Kartu Pra-Kerja, Program Bantuan Produktif Usaha Mikro, dan Program Padat Karya di Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah,” terangnya.