Liga Champions
Juventus Takluk dari Benfica, Allegri Enggan Cari Kambing Hitam
Garry Talentedo Kesawa
Kamis, 15 September 2022 - 14:15 WIB
Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri. (Foto: The Sun)
Juventus harus menelan pil pahit usai dikalahkan Benfica 1-2 di matchday kedua Grup H Liga Champions 2022/2023, Kamis (15/9) dini hari WIB.Kekalahan ini membuat Bianconeritertahan di peringkat ketiga tanpamendapatkan poin alias nol.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Allianz Stadium itu, Juventus sejatinya unggul lebih dulu pada menit ke-4' melalui Arkadiusz Milik. Namun, Benfica mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-43' berkat eksekusi penalti Joao Mario.
Baca Juga:Gol Spesial Haaland Bawa City Menang 2-1 atas Dortmund
Kualitas permainan Nyonya Tua memburuk di babak kedua. Momen itu yang kemudian dimanfaatkan Benfica untuk balik memimpin 2-1 melalui gol David Neres pada menit ke-55'.
Setelahnya, Juve kalah secara statistik permainan dengan hanya mencatatkan 46 persen penguasaan bola dan tiga shot on target. Sementara wakil Portugal unggul 54 persen penguasaan bola dengan tujuh shot on target.
"Sepak bola sulit untuk dijelaskan. Yang bisa kami katakan adalah bahwa setelah tertinggal 2-1 pertandingan berakhir, kami berisiko kebobolan 3-1 dan 4-1," kata pelatih Juve, Massimiliano Allegri kepada Sky Sport Italia.
"Ada peluang di akhir pertandingan, tetapi performanya tidak akan lebih baik. Tidak ada gunanya menjelaskan dan berbicara sekarang, kita hanya bisa bekerja keras," lanjutnya.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Allianz Stadium itu, Juventus sejatinya unggul lebih dulu pada menit ke-4' melalui Arkadiusz Milik. Namun, Benfica mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-43' berkat eksekusi penalti Joao Mario.
Baca Juga:Gol Spesial Haaland Bawa City Menang 2-1 atas Dortmund
Kualitas permainan Nyonya Tua memburuk di babak kedua. Momen itu yang kemudian dimanfaatkan Benfica untuk balik memimpin 2-1 melalui gol David Neres pada menit ke-55'.
Setelahnya, Juve kalah secara statistik permainan dengan hanya mencatatkan 46 persen penguasaan bola dan tiga shot on target. Sementara wakil Portugal unggul 54 persen penguasaan bola dengan tujuh shot on target.
"Sepak bola sulit untuk dijelaskan. Yang bisa kami katakan adalah bahwa setelah tertinggal 2-1 pertandingan berakhir, kami berisiko kebobolan 3-1 dan 4-1," kata pelatih Juve, Massimiliano Allegri kepada Sky Sport Italia.
"Ada peluang di akhir pertandingan, tetapi performanya tidak akan lebih baik. Tidak ada gunanya menjelaskan dan berbicara sekarang, kita hanya bisa bekerja keras," lanjutnya.