MUHARRAM BANGKIT BERSAMA (5) | Dirut Baznas: Potensi Indonesia Sangat Besar Jika Ummat Islam Jalankan Syariat
Fajar adhitya
Sabtu, 14 Agustus 2021 - 05:00 WIB
Direktur Utama Badan Amil Zakat Nasional Arifin Purwakananta. (ANTARA/Anom Prihantoro)
Melihat Islam, jangan hanya mengintip kotak amalnya. Lihatlah Islam secara kaffah. Seperti memandang sebuah masjid besar, kotak amal hanya bagian kecil yang ada di dalamnya. Padatnya shaf orang shalat, ramainya pengajian, dan makmurnya masjid, sangat menentukan besarnya pundi-pundi amal di sana.
Terlebih lagi, Indonesia terkenal sebagai negeri paling dermawan sedunia pada 2021. World Living Indeks menyebutkan, sebanyak 83 dari 100 orang di Indonesia suka jika diajak bederma. Dari data outlook zakat Indonesia 2021, potensi zakat Indonesia mencapai Rp327,6 triliun. Zakat perusahaan berpotensi sebanyak Rp144,5 triliun, zakat penghasilan dan jasa Rp139,07 triliun, zakat uang Rp58,76 triliun, zakat pertanian Rp19,79 triliun, dan zakat peternakan Rp9,52 triliun.
Namun, bagaimana menggapai potensi triliunan rupiah dari kocek ummat tersebut? Direktur Utama (Dirut) Baznas, Arifin Purwakananta mengatakan, potensi Indonesia sangat besar jika semua ummat Islam menjalankan syariat.Namun, fakta di lapangan, masyarakat masih harus didorong menuju arah tersebut. Berikut wawancara LANGIT7.ID dengan Arifin Purwakananta:
Tahun baru identik dengan evaluasi dan resolusi. Bagaimana dengan Baznas?
Masuk ke tahun baru hijriah, kami berharap Baznas dapat mendorong kebangkitan ummat menghadapi pandemi. Kami berharap bisa mengampanyekan semangat terus berjuang dan bangkit agar kita bisa menyelesaikan pandemi ini dengan lebih cepat.
Apa saja target-target Baznas di tahun 1443 Hijriah?
Saya kira target Baznas sudah dicanangkan di 2021, kami memiliki misi untuk menjadi lembaga utama yang bisa menyejahterakan ummat. Visi ini sangat kuat kami yakinkan kepada tim dan seluruh Baznas di Indonesia untuk membangun kelembagaan.
Terlebih lagi, Indonesia terkenal sebagai negeri paling dermawan sedunia pada 2021. World Living Indeks menyebutkan, sebanyak 83 dari 100 orang di Indonesia suka jika diajak bederma. Dari data outlook zakat Indonesia 2021, potensi zakat Indonesia mencapai Rp327,6 triliun. Zakat perusahaan berpotensi sebanyak Rp144,5 triliun, zakat penghasilan dan jasa Rp139,07 triliun, zakat uang Rp58,76 triliun, zakat pertanian Rp19,79 triliun, dan zakat peternakan Rp9,52 triliun.
Namun, bagaimana menggapai potensi triliunan rupiah dari kocek ummat tersebut? Direktur Utama (Dirut) Baznas, Arifin Purwakananta mengatakan, potensi Indonesia sangat besar jika semua ummat Islam menjalankan syariat.Namun, fakta di lapangan, masyarakat masih harus didorong menuju arah tersebut. Berikut wawancara LANGIT7.ID dengan Arifin Purwakananta:
Tahun baru identik dengan evaluasi dan resolusi. Bagaimana dengan Baznas?
Masuk ke tahun baru hijriah, kami berharap Baznas dapat mendorong kebangkitan ummat menghadapi pandemi. Kami berharap bisa mengampanyekan semangat terus berjuang dan bangkit agar kita bisa menyelesaikan pandemi ini dengan lebih cepat.
Apa saja target-target Baznas di tahun 1443 Hijriah?
Saya kira target Baznas sudah dicanangkan di 2021, kami memiliki misi untuk menjadi lembaga utama yang bisa menyejahterakan ummat. Visi ini sangat kuat kami yakinkan kepada tim dan seluruh Baznas di Indonesia untuk membangun kelembagaan.