Anwar Abbas: Prof Azyumardi Azra, Tokoh Bangsa Yang Mendunia
Mahmuda attar hussein
Ahad, 18 September 2022 - 15:55 WIB
Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas. (Foto: Istimewa).
Ketua PP Muhammadiyah, Anwar Abbas, turut menyampaikan belasungkawa atas wafatnya tokoh dunia pendidikan di Indonesia Prof Azyumardi Azra Ahad (18/9/2022).
Dia mengaku cukup terkejut mendengar kabar tersebut. Pasalnya, Azyumardi masih aktif di beberapa grup WhatsApp beberapa hari sebelumnya
"Kepergian beliau tentu saja membuat kita benar-benar kehilangan. Beliau dikenal sebagai ilmuwan berkelas yang tidak hanya skala nasional, tapi juga dunia," kata dia dalam keterangan diterima Langit7, Ahad (18/9/2022).
Baca Juga: Kabar Duka, Prof Azyumardi Azra Meninggal akibat Serangan Jantung
Pandangannya di forum ilmiah, kata dia, sangat dihormati dan banyak dijadikan rujukan. Tidak heran dia sering diundang sebagai pembicara di forum ilmiah, baik dalam negeri maupun mancanegara.
"Bahkan boleh dikatakan, tidak ada tokoh dan cendekiawan dunia yang menjadikan Indonesia sebagai objek kajiannya yang tidak kenal dengan beliau," katanya.
Wakil Ketua Umum MUI ini menambahkan, UIN Jakarta sangat berduka atas kepergian Guru Besarnya yang tidak hanya merubah UIN Jakarta secara fisik. Tapi juga menumbuh-suburkan budaya akademik dan ilmiah di kalangan dosen dan mahasiswa.
Dia mengaku cukup terkejut mendengar kabar tersebut. Pasalnya, Azyumardi masih aktif di beberapa grup WhatsApp beberapa hari sebelumnya
"Kepergian beliau tentu saja membuat kita benar-benar kehilangan. Beliau dikenal sebagai ilmuwan berkelas yang tidak hanya skala nasional, tapi juga dunia," kata dia dalam keterangan diterima Langit7, Ahad (18/9/2022).
Baca Juga: Kabar Duka, Prof Azyumardi Azra Meninggal akibat Serangan Jantung
Pandangannya di forum ilmiah, kata dia, sangat dihormati dan banyak dijadikan rujukan. Tidak heran dia sering diundang sebagai pembicara di forum ilmiah, baik dalam negeri maupun mancanegara.
"Bahkan boleh dikatakan, tidak ada tokoh dan cendekiawan dunia yang menjadikan Indonesia sebagai objek kajiannya yang tidak kenal dengan beliau," katanya.
Wakil Ketua Umum MUI ini menambahkan, UIN Jakarta sangat berduka atas kepergian Guru Besarnya yang tidak hanya merubah UIN Jakarta secara fisik. Tapi juga menumbuh-suburkan budaya akademik dan ilmiah di kalangan dosen dan mahasiswa.