AS Dukung Langkah WHO untuk Penyelidikan Baru Asal-usul Covid-19
Ahmad zuhdi
Ahad, 15 Agustus 2021 - 10:27 WIB
Ilustrasi wujud fisik virus Covid-19. Foto: Langit7.id/iStock
Asal mula rangkain terjadinya pandemi Covid-19 bakal segera diteliti. Baru-baru ini perwakilan Amerika Serikat (AS) untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Jenewa menyatakan negaranya mendukung pernyataan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tentang rangkaian penelitian lebih lanjut tentang asal mula pandemi Covid-19.
Sayangnya, rencana tersebut tidak mendapat dukungan dari China. Sebuah laporan mengatakan China menolak proposal tersebut.
Baca Juga:Sukseskan Percepatan Vaksinasi Sulsel, Gubernur Gandeng Dewan Masjid
"AS menghargai pernyataan pada 12 Agustus oleh WHO tentang rangkaian riset selanjutnya tentang asal usul pandemi SARS-CoV-2," demikian bunyi pernyataan AS, Ahad (15/8/2021).
"Kami menyambut baik penekanan pada riset berbasis ilmiah dan penelitian berbasis data untuk menemukan asal mula pandemi sehingga kami dapat mendeteksi, mencegah, dan merespons wabah penyakit di masa depan dengan lebih baik," lanjut pernyataan tersebut.
Baca Juga:Seorang Nenek Ditangkap karena Tularkan Varian Delta kepada 94 Warga
Dalam laporan Global Times, Jumat (13/8/2021), China menolak proposal kerja penelusuran asal-usul fase berikutnya dari WHO. Langkah tersebut tidak didasarkan pada bukti ilmiah yang dikumpulkan dari studi fase pertama yang dilakukan bersama para ahli China dan asing di Wuhan awal tahun ini. Dikutip dari sumber yang sama, seorang diplomat senior China mengatakan, proposal tersebut dibuat tanpa konsultasi penuh dengan negara-negara anggota. (Sumber: Anadolu Agency)
Sayangnya, rencana tersebut tidak mendapat dukungan dari China. Sebuah laporan mengatakan China menolak proposal tersebut.
Baca Juga:Sukseskan Percepatan Vaksinasi Sulsel, Gubernur Gandeng Dewan Masjid
"AS menghargai pernyataan pada 12 Agustus oleh WHO tentang rangkaian riset selanjutnya tentang asal usul pandemi SARS-CoV-2," demikian bunyi pernyataan AS, Ahad (15/8/2021).
"Kami menyambut baik penekanan pada riset berbasis ilmiah dan penelitian berbasis data untuk menemukan asal mula pandemi sehingga kami dapat mendeteksi, mencegah, dan merespons wabah penyakit di masa depan dengan lebih baik," lanjut pernyataan tersebut.
Baca Juga:Seorang Nenek Ditangkap karena Tularkan Varian Delta kepada 94 Warga
Dalam laporan Global Times, Jumat (13/8/2021), China menolak proposal kerja penelusuran asal-usul fase berikutnya dari WHO. Langkah tersebut tidak didasarkan pada bukti ilmiah yang dikumpulkan dari studi fase pertama yang dilakukan bersama para ahli China dan asing di Wuhan awal tahun ini. Dikutip dari sumber yang sama, seorang diplomat senior China mengatakan, proposal tersebut dibuat tanpa konsultasi penuh dengan negara-negara anggota. (Sumber: Anadolu Agency)