Pemberdayaan Mustahik, Baznas Gulirkan Program Penanaman Cabai di Sleman
Hasanah syakim
Selasa, 27 September 2022 - 06:30 WIB
Pemberdayaan Mustahik, Baznas Gulirkan Program Penanaman Cabai di Sleman. Foto: Langit7.id/iStock.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersinergi dengan Baznas Kabupaten Sleman menggulirkan Program Zakat Community Development (ZCD) di Desa Wonokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, DIY.
"Baznas menaruh harapan agar program ini dapat membuat mustahik di Desa Wonokerto ini semakin berdaya melalui pertanian cabai. Semoga cabai ini dapat menjadi komoditas yang diandalkan untuk memajukan ekonomi di sini, termasuk memberi manfaat kepada masyarakat sekitar," kata Ketua Baznas RI, Prof Dr KH Noor Achmad, saat simbolisasi peresmian program ZCD di Desa Wonokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, DIY, Senin (25/9/2022).
Menurut Noor, Baznas akan terus menguatkan berbagai program program di berbagai daerah, demi tercapainya pemerataan dan mempercepat upaya Baznas dalam peran membantu Pemerintah mengentaskan kemiskinan di Indonesia.
"Melalui dana zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan masyarakat, kami terus mendorong percepatan pemberian bantuan produktif kepada mustahik. Kemandirian ekonomi mustahik menjadi tujuan Baznas demi menjadi lembaga utama menyejahterakan umat," kata Noor.
Sementara itu, Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan MA menambahkan, dari 6.000 meter luas yang akan ditanam cabai, akan dibagi menjadi tiga lahan di lokasi berbeda, yakni seluas 1.000 m, 3.500 meter, dan 1.500 meter.
Baca Juga:Menikmati Sop Ayam Mowo, Kuliner Tradisional Unik di Yogyakarta
Adanya perbedaan tempat lokasi lahan tak akan berpengaruh banyak, karena proses penanaman cabai dan program ZCD lain di daerah itu akan terus dibimbing dan dibina oleh Baznas melalui pendamping yang kompeten dan berkualitas.
"Baznas menaruh harapan agar program ini dapat membuat mustahik di Desa Wonokerto ini semakin berdaya melalui pertanian cabai. Semoga cabai ini dapat menjadi komoditas yang diandalkan untuk memajukan ekonomi di sini, termasuk memberi manfaat kepada masyarakat sekitar," kata Ketua Baznas RI, Prof Dr KH Noor Achmad, saat simbolisasi peresmian program ZCD di Desa Wonokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, DIY, Senin (25/9/2022).
Menurut Noor, Baznas akan terus menguatkan berbagai program program di berbagai daerah, demi tercapainya pemerataan dan mempercepat upaya Baznas dalam peran membantu Pemerintah mengentaskan kemiskinan di Indonesia.
"Melalui dana zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan masyarakat, kami terus mendorong percepatan pemberian bantuan produktif kepada mustahik. Kemandirian ekonomi mustahik menjadi tujuan Baznas demi menjadi lembaga utama menyejahterakan umat," kata Noor.
Sementara itu, Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan MA menambahkan, dari 6.000 meter luas yang akan ditanam cabai, akan dibagi menjadi tiga lahan di lokasi berbeda, yakni seluas 1.000 m, 3.500 meter, dan 1.500 meter.
Baca Juga:Menikmati Sop Ayam Mowo, Kuliner Tradisional Unik di Yogyakarta
Adanya perbedaan tempat lokasi lahan tak akan berpengaruh banyak, karena proses penanaman cabai dan program ZCD lain di daerah itu akan terus dibimbing dan dibina oleh Baznas melalui pendamping yang kompeten dan berkualitas.