home global news

UAH Kritik Lomba BPIP: Mau Tanya Hukum Bukan ke Santri

Ahad, 15 Agustus 2021 - 22:25 WIB
Ustadz Adi Hidayat. (Foto: Istimewa).
Ustadz Adi Hidayat (UAH) mempertanyakan konsep lomba penulisan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dalam menyambut Hari Santri 2021. Sebab tema yang diusung lomba tersebut tidak cocok dalam rangka menyemarakkan momen tersebut.

UAH menjelaskan, program yang dirancang sudah pasti memiliki tujuan dalam hal ini keagamaan dan kebangsaan. Namun, ia justru melihat ketidakjelasan tujuan dalam lomba penulisan BPIP bertema hormat bendera dan menyanyikan lagu kebangsaan itu.

“Sekarang pertanyaanya apakah belum diketahui bagaimana hukum Islam terkait penghormatan kepada bendera? Kalau belum tahu kan harusnya bertanya kepada ulama. Ada MUI yang bisa memberikan fatwa,” katanya dalam video Tanggapan UAH Tentang Tema Lomba Menulis BPIP di kanal Youtube Adi Hidayat Official.

BACA JUGA: Adab Santri, Mendoakan Hingga Tak Melupakan Jasa-Jasa Guru

Kedua, lanjut UAH, kalau tujuannya untuk mengklasifikasikan ragam pemahaman keislaman masyarakat, sudah pasti beragam. Misalnya, perbedaan pandangan keagamaan dan kebangsaan dari satu komunitas muslim tak bisa digeneralisir kepada umat Islam di Indonesia.

“Kalau BPIP mengetahui ada sudut pandang tertentu dari sebagain kecil komunitas muslim yang memandang bahwa hormat bendera tidak diperlukan, tinggal diidentifikasi lalu diberi edukasi dan dialog. Itu lebih pas,” tuturnya.

“Jadi di sini saya kira dasar pemikirannya sangat lemah mengapa memunculkan tema seperti ini,” tegasnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
ustadz adi hidayat santri lomba
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya