Muharram Momen Jadi Crazy Rich Akhirat dengan Kembali ke Masjid
Fajar adhitya
Ahad, 15 Agustus 2021 - 22:05 WIB
Shalat berjamaah di masjid. (Foto: Istimewa).
Ummat Islam dapat mengambil momen Muharram ini untuk menjadi seorang Crazy Rich Akhirat. Salah satu cara yang harus dilakukan yakni dengan kembali ke masjid.
Tahun baru Hijriah merupakan momentum yang tepat bagi kalangan muda serta pengusaha ikut memakmurkan masjid. Sebab masjidlah yang pertama kali dibangun Rasulullah saat pertama kali menginjakkan kakinya di Madinah.
“Jadi masjid alah titik awal dari peradaban,” kata Founder Sukses Berkah Community, Ridwan Abadi dalam Webinar Saatnya yang Muda, Milenial, Pengusaha Back to Masjid.
BACA JUGA: Erick Thohir, Menteri dan Triliuner yang juga 'Marbot Masjid'
Ridwan menjelaskan, pengusaha pada umumnya memandang aset adalah kekayaan dan materi harta benda. Padahal, seorang muslim memiliki sudut pandang yang lebih luas tentang apa itu kaya dan apa itu kesuksesan.
“Saya pribadi pun pernah mengalami hal yang sama,” imbuhnya.
Di situlah pentingnya instropeksi diri, bermuhasabah, merenungi kembali apa yang sejati di kehidupan ini. Bahwa semua yang manusia miliki, baik harta, kekayaan, kesehatan, jabatan dan sebagainya hanyalah titipan.
Tahun baru Hijriah merupakan momentum yang tepat bagi kalangan muda serta pengusaha ikut memakmurkan masjid. Sebab masjidlah yang pertama kali dibangun Rasulullah saat pertama kali menginjakkan kakinya di Madinah.
“Jadi masjid alah titik awal dari peradaban,” kata Founder Sukses Berkah Community, Ridwan Abadi dalam Webinar Saatnya yang Muda, Milenial, Pengusaha Back to Masjid.
BACA JUGA: Erick Thohir, Menteri dan Triliuner yang juga 'Marbot Masjid'
Ridwan menjelaskan, pengusaha pada umumnya memandang aset adalah kekayaan dan materi harta benda. Padahal, seorang muslim memiliki sudut pandang yang lebih luas tentang apa itu kaya dan apa itu kesuksesan.
“Saya pribadi pun pernah mengalami hal yang sama,” imbuhnya.
Di situlah pentingnya instropeksi diri, bermuhasabah, merenungi kembali apa yang sejati di kehidupan ini. Bahwa semua yang manusia miliki, baik harta, kekayaan, kesehatan, jabatan dan sebagainya hanyalah titipan.